HP dan Kejutan Masa Depan

Oleh Hejis

Cobalah iseng-iseng kita bertanya kepada orang-orang yang berada di kelas atau ruang kuliah, “Siapakah di antara kalian yang mempunyai hand phone?” Pasti ada yang menganggap ini pertanyaan bodoh. Lha, hari gini mana ada orang kuliah tidak punya HP! Oke, kalau begitu kita ubah. Pertanyaan yang sama kita lontarkan kepada orang-orang pada 10 tahun yang lalu. Bagaimana reaksi mereka yang kita tanya? Terdapat perbedaan reaksi untuk pertanyaan yang diajukan dalam rentang 10 tahun. Teknologi HP telah berkembang pesat dalam hal penyebarannya dan peningkatan fungsinya. Reaksi orang terhadap HP pun kini tidak sama dibandingkan dulu.

Mau tahu saat saya punya HP untuk pertama kali? Ha… ha… ya kira-kira seperti yang dirimu tuduhkan itu, sahabat. Cuma yang saya tidak suka dari HP sejak awal adalah ringtonenya! Sejak pertama pakai HP yang namanya ringtone tidak pernah saya gunakan. Apalagi awal-awal datangnya HP di masyarakat kita. Sebagian orang memberi predikat orang kaya pada orang yang menggenggam HP. Agar prestisenya meningkat orang berlomba memperkeras suara dering HP itu. Saya malah sebaliknya, tidak suka menjadi pusat perhatian. Jadi cukup dengan menyalakan alert getar sebagai pengganti dering.

Tetapi justru di situlah letak risikonya. Karena belum terbiasa, saat ada yang menelepon getarnya terasa di kantong celana sebelah kiri. Drrrt… drrrt… drrrrt! Langsung saja saya njundil (kaget lalu mumbul ke atas). Teman-teman yang ada di sekitar saya bertanya, “Ada apa mas?” Dengan tersipu (mirip ikan sapu-sapu) saya jawab, “Ng… anu… ini HP bunyi…” Blaar! Meledak tawa teman-teman. Pada lain kesempatan, sesekali HP aktif yang ditelepon seseorang itu sengaja saya diamkan, tidak saya angkat karena getarannya terasa enak… ha… ha…. Kapan lagi menikmati kedutan-kedutan mesra ya…

Kini makin bertambah banyak dampak negatif dari penggunaan HP. Hubungan sosial dapat rusak gara-gara satu pihak tidak mengangkat telepon pihak lainnya. Pasangan cemburu melihat anunya ditelepon suara dari lawan jenis lainnya. Belum lagi masalah tentang per-SMS-an. Bisa segudang kalau diurutkan satu demi satu.

Tentu saja saya banyak terbantu dengan adanya HP itu. Komunikasi dengan famili, teman, kolega, dan sahabat menjadi lebih cepat, mudah, dan lancar. Rejeki saya sebagian juga tergantung dari adanya mas HP ini. Undangan seminar, pembahasan karya ilmiah, penelitian, pembuatan naskah buku, pengelolaan jurnal, ceramah, pelatihan de el el difasilitasi oleh teknologi komunikasi yang canggih ini.

Begitulah karakter teknologi apa pun jua. Selalu ada dua sisi dalam setiap teknologi yang ditemukan manusia, yakni sisi baik dan sisi buruk. Ia akan menjadi manfaat bila manusia penggunanya memanfaatkan untuk kemaslahatan manusia. Sebaliknya, jika pengguna teknologi itu memakainya untuk kejahatan maka mudharatlah teknologi itu.

Ada satu dimensi psikologis yang perlu dipertimbangkan saat kita menggunakan HP. Ini menyangkut masalah kultur. HP merupakan kultur baru dalam komunitas kita, sehingga dampak kultural pun mengiringinya, seperti yang telah saya paparkan di atas. Dampak negatif itu, misalnya, menyebabkan kita menderita penyakit apa yang disebut dengan cultural shock. Penyakit ini ciri-cirinya adalah bahwa pengguna merasa nilai-nilai dalam kultur komunitas pengguna HP tidak terasa nyaman. Orang menjadi seenaknya berkomunikasi meskipun sudah malam. Padahal sebelum ada kultur HP orang akan memikirkan waktu yang tepat untuk berkomunikasi. Dan banyak lagi kultur yang tidak nyaman itu.

Selain cultural shock adalah future shock. Orang akan menderita future shock jika menunjukkan tanda-tanda bahwa di masa depan tempat komunitas ia berada belum sepenuhnya dapat dijalani. Tetapi, ketika ia mau mundur kembali kepada komunitas yang lebih tradisional, ia kehilangan suasana yang dulu dirasakannya. Misalnya, orang yang ingin bernostalgia kehilangan teman-teman akrabnya dulu, pohon-pohon atau sawah di kampung halaman telah hilang, sifat teman-teman tidak seperti dulu lagi. Penggunaan HP pun demikian adanya.

Secara kumulatif bagi saya, penggunaan HP lebih banyak membantu kelancaran hidup, pergaulan, dan pekerjaan saya. Malah terjadi kecenderungan ketergantungan terhadap teknologi ini. Kendati pun saya tidak mampu menghapal nomor-nomor HP yang jumlahnya ribuan itu, kecuali nomor HP saya sendiri, saya bisa menelepon siapa saja yang saya inginkan. Kapan saja dan di mana saja. Nyaman bukan?

Agar dapat dikurangi dampak-dampak negatif teknologi HP ini, perlu kiranya kita memikirkan konsekuensi penggunaan HP. Orang-orang perlu mengetahui cara kerja dan gangguan teknis dari HP ini, sehingga tak terjadi salah paham (misunderstanding), salah komunikasi (miscommunication), atau kerusakan komunikasi (communication breakdown).

Sayangnya, kemudahan berkomunikasi saya terganggu pada semingguan ini. Saya harus kembali ke dunia konvensional saat saya tidak menggunakan HP dalam berkomunikasi. Rasanya seperti diasingkan dari dunia pergaulan dengan orang-orang dekat saya. Job-job menjadi melayang karena saya tidak merespon ketika pemberi job menelepon atau mengirim SMS kepada saya. Buku-buku tulisan saya menjadi agak mangkrak dan harus ditunda pendistribusiannya. Saya shock? Alhamdulillah, untungnya tidak… he… he… Jadi, kasuistis, untuk sementara teori future shock dari Alvin Toffler itu tidak mempan untuk saya saat ini. Semoga saya tahan menerima kenyataan ini sampai berjumpa dengan alat yang baru nanti. Ya, HP saya yang berisi ribuan nomor dan data penting lainnya tidak berjodoh dengan saya. Ia telah berpindah tempat tanpa saya inginkan. Selamat jalan mas HP, doakan saya dapatkan penggantimu ya… dadah… dadah….! *****

About these ads

63 responses to “HP dan Kejutan Masa Depan

  1. cultural shock ya. Baru ngerti juga. Nice post.

    Hejis: halo mas Rian? Ya sepintas seperti itu kira2 pengertian cultural shock. Makasih ya. :D

  2. Btw, perTAMAX

    Hejis: ha..ha.. pertamax dan masih anget!

  3. apa yang yey minta,eke pasti berikan.
    jadi,yey. mau minta Hp merek apa?
    hahahahahahahaha
    (slmt malam,bos.)

    Hejis: hi.. hi.. saya minta puisi aja mas, gak usah HP. Nanti malah ilang kalau dikasih HP.. ha.. ha.. :D

  4. Bukan hanya dalam hal teknologi ada dua sisi baik dan buruk yang kita temukan. Namun dalam seluruh kehidupan ini kita menemukan dua sisi baik dan buruk.

    Seperti sekeping mata uang dengan dua sisi yang berbeda. Menjadi tidak bernilai ketika kita membuang sebelah sisinya.

    Saya setuju…, yang terpenting kita tahu dulu baik dan buruknya sehingga kita bisa mengendalikan kedua sisi itu untuk hal yang bermanfaat bagi kehidupan.

    Bukankah sesuatu yang buruk belum tentu tidak bermanfaat selama kita bisa memposisikannya dengan tepat?

    Hejis: ya, ya betul mas. Dua sisi itu bergandengan tangan ya. Yang penting ambil posisi yang tepat. Betul.

  5. Tuh HP nakal banget, mau aja berpindah tangan. Ato jangan-2 Mas Hejis kurang ‘merawatnya’ kali? ampe dia pergi tanpa pamit? ;)
    Smoga dapat gantinya yang lebih bagus & mendapatkan puluhan ribu nomor serta data baru
    hehehe

    Hejis: kayaknya nakal dia ya. Kluyuran, mblakrak kemana2. Mungkin memang kurang perawatan, jadi dia ke lain hati ya .. ha.. ha.. Amin, amin.

  6. Ikut berduka cita untuk mas hapenya, ikhlasin aja ya..sudah waktunya ganti tuh ..tahun baru.. Hape baru he he

    Ngemeng ngemeng soal ringtone..sie juga lebih suka di silent + getar aja.. Hanya saja gara gara gapake ringtone ini..sie suka kebingungan kalo pas lupa naruh hp..

    wong dimiscall nadanya gak ada cuma getar getar doang…
    gak taunya hpnya nyelempit di bawah lipatan pakaian didalam lemari hahaha..sampai mumet muter muter nyari asal getarannya..

    Ada tips nih buat mas hejis..Ntar kalo udah beli hape baru datanya diback up aja di kompi..Pisahin nope yang penting penting…
    Kalo perlu pake dua nope..yang satu buat klien dan yang satunya lagi khusus buat sassie ahahaha..
    Salam ^^v

    Hejis: bener, mesti diikhlasin ya. Lhah! Kok ternyata mbak Sie sudah pikun ya? Eh saya juga sering gitu kok. Pernah HP saya cari2 gak ketemu. Trus dihubungi HP yang gak kelihatan itu. Setelah bunyi getarnya ketahuan ternyata nyungsep di dalam gelas bekas kopi! ha.. ha.. ternyata nyemplung ke dalam gelas di sebelah laptop. Untung airnya sudah agak kering. Tentang resepnya itu belum karena belum beli. Nanti pinjem HPnya mbak Sie aja barang setahun. Boleh ya, boleh ya? Ngomong22 nomer HPnya berapa? Nanti kutelepon lewat wartel

  7. Semoga do beri rejeki yg banyak biar bisa punya HP lagi :)

    Hejis: amin, amin, mas Koko. Jadi bisa halo2 lagi ya. :D

  8. Semoga cepat menemukan pengganti baru yang lebih baik segalanya dibandingkan yang lama huehehe..
    Iya ya, sekarang sepertinya tidak bisa hidup tanpa HP. Kadang kalo sehari aja lupa ga bawa HP jadi bingung deh.. Barang yang wajib dibawa kalo keluar rumah selain dompet ya pasti HP :P

    Hejis: ya, semoga penggantinya lebih baik, sebaik mbak Siwi ya.. ha.. ha..

  9. Semoga HP nya lebih baik, bagus, cenggih dari yang kemarin.
    amin.

    Hejis: aduh, terima kasih doanya ya. Semoga terkabul. Amin, amin.

  10. HP nya kenapa pak Hej? Hilang di brondong orang? atau pegimana ney? waduh kasian yah..

    OK kalo gitu rekomend deh to pak Hej, E90..pas banget untuk profesional seperti pak Hej.

    Terkait dengan postingan di awal, memang HP sudah menjadi barang lumrah walaupun tidak sepenuhnya murah. Sekarng anak SD aja udah pegang HP, nah perlu perhatian extra dari orang tua untuk penggunaan HP pada anak.

    Trims

    Hejis: ya, ilang mas Sige. Wah E 90 terlalu bagus buat saya. Nanti malah ilang lagi soalnya sering lupa. Salam hangat bro!

  11. Gw punya HP setelah kerja bisa cari duit sendiri…
    waktu kuliah gw hanya bawa Walky Talky..yang bebas pulsa..
    Hwahahaha…. :)

    Hejis: wakakak… HT? ha.. ha..

  12. Dinda ada HP pas SMA kelas dua, minta ortu pasti na.

    diambil sisi positif na ajah tanpa memanpaatkan sisi negatip na

    Hejis: nah ini anak simbok paling pinter. Ambil sisi positipnya. Tumben serius amat, Cute?

  13. jadi ingat pas pertama punya hp, nabungnya setaun. saya juga kena culture shock, karena tidak ada yang nelpon2 dan hp saya itu tidak berdering2 saya lalu sms temen “eh miskolin aku donk, pengen denger ringtonenya, miskolnya pas nanti aku kuliah yaaa hahaha”
    kalo kata tukul “dasar katrok” hehehe

    Hejis: wakakak… kalau ditelepon pas kuliah jadi denger semua ya mbak..ha.. ha..

  14. wehehe..! sama tu aku juga sebel ma ringtone hp, pas pertama punya hp juga suka kaget ma alert getarnya, trus suka grogi nerima telp didepan umum rasanya mo dilempar aja tu hp ke ujung dunia ..
    lha..trus knapa punya hp ya..?? namanya juga dibeliin jd terima aja hehe..!, smoga cepet dapet ganti hp-nya ya..(^_^)

    Hejis: wakkakak… di lempar juga entar mantul lagi kena jidat… ha.. ha.. Amin. Terima kasih doanya ya :D

  15. Mas Hej, kalo temen² di atas pada ngomongin hapenya mas Hej merk apa, sekarang aku ganti tanya, no nya mas Hej apa?? Kalo TELKOMSEL ntar Wahyu bantuin ganti dech dengan simcard baru tp no lama. Greetong buat Mas Hejis seorang.
    Sayang lho ntar rekan bisnis ma selingkuhannya nyasar smse (wekekekeke… :p, just kidding lho mas, ojo nesu). Buat hapenya, di ikhlasin ajah, siapa tau ntar dapet gantinya yg lebih bagus, buah Blackberry terbaru kaleeee. Hehehehe…

    Hejis: nah! Ini dia. Sudah baik cantik lagi. Jarang lho. Memang ada orang yang baik dan cantik, tapi biasanya gak mau nolong aku. Terima kasih ya. Cuma nomor aku itu lho yang ada gambar mataharinya. Jadi bukan dari Telkomsel ya. Ya udah nanti sementara punya mbak Wahyu kupakai dulu, mengembalikannya entar kalo inget ya.. ha.. ha..
    Iya, ya rekanan dan slingkuhan bisa slingkuh ke lain hati ya.. ha.. ha.. Tapi kalo beli yang sweetstrawberry itu kayaknya buang2 uang ya wong penampilanku gak mendukung je… :D

  16. Kunjungan Perdana !!!!!!!!!!!
    Salam dari Blogger KalSel

    Hejis: Selamat datang wal! Alhamdulillah salah satu blogger Kalsel ada yang tengok. Salam hangat juga yah… :D

  17. pada saat saya masih ingusas, nonton film flash gordon dan google five, jagoan jagoan itu berkumunikasi dengan jam yang menjadi telepon…hebat pikirku sambil mneyedot ingus dalam dalam…

    sekarang?impian itu menjadi kenyataan. semua di awali dengan mimpi.

    shock culturenya, kalo nada getar hanphonenya berkeuatan 7.5 SR, apa masih mau pakai om?

    Hejis: Betul! Makanya kita perlu punya mimpi ya mas. Huaha.. ha.. kalau 7.5 SR gak geli lagi tapi klenger.. ha.. ha..

  18. Jaman aku kuliah dulu (angkatan 90), lihat orang bawa pager kayaknya mentereng banget. Lah, sekarang pembantu di rumah aja mainannya HP……….

    Hejis: betul mas. HP sudah menjadi biasa bagi berbagai kalangan. Salam hangat.

  19. Hu uh sih Pak… sekarang nih Hape tuh dah kayak barang apaa gitu yg gak bisa pisah… sebenernya kalo dipooling nih keknya penduduk Ind ini malah konsumen hape yg paling banyak keknya. Satu orang ajah bisa punya berapa hape. Tukang sampah ajah punya hape bisa 2 bisa 3, anak TK ajah bawa hape. Wah jangan2 ntar sinyal yang bersliweran makin mengganggu komunikasi penerbangan ya Pak… mengganggu syaraf otak manusia… mengganggu mahluk halus yang lagi jalan-jalan he..he..he… akhirnya balik nggangguin orang…… wuduh….. dampaknya kok jadi kemana-mana ya….
    He..he..he…salam aja…deh… selamat memiliki hape baru..jangan lupa catet di buku backup nomornya…. dan jangan nelpon2 saya terus Pak ntar abis lho pulsanya..hi..hi..hi…

  20. tapi waktu zaman mamah aku, mamah diceritakan oleh kakek dengan ramalan bahwa nanti ditahun masa depan (skrg) manusia bisa berbicara walau jarak jauh… n sekarang terbukti dengan ada nya teknologi bernama HandPhone…. salutttttttttttt….. ramalan yg jithu juga yaaaa…

  21. Membaca Posting yang ini saya jadi terharu. Soalnya kadang – kadang saya rindu Zaman dimana orang masih saling memendam rindu, menuangkannya dalam – surat, mengirimnya, lalu duduk bermenung-biasanya di beranda- untuk menanti balasan.
    Era Digital, Mas. Kadang – kadang bikin hati perih ya ?
    Jika disuruh memilih, Mohon maaf, saya lebih memilih saat-saat romantis dulu itu. Mungkin karena saya takut kehilangan rindu. Takut kehilangan siksaan kenangan – kenangan.
    pernah Gak Mas Hejis terpikir kalo teknologi – teknologi begini ikut andil dalam menghilangkan atribut-atribut alami yang dikaruniakan Tuhan kepada kita ?
    Jelas sekali saya ndeso !

  22. HP ini yang kadang2 jadi penyebab isi kantong terkuras, kantong isinya terkuras saban bulan….hanya karena melepas kerinduan teramat sangat. Cinta dan rasa yang tidak tersalurkan luapannya muncul dalam sebarit SMS ataupun Calling Out. Semua serba instant. Apalagi urusan long distance…wuiiiiih pasti kebobolan.

    Ketika kita menolak sebuah atribut yang merupakan hasil dari perubahan jaman, ketika itu pula paksaan untuk menggunakan pelengkap gaul ini, harus di miliki.

  23. Ntar pertanyaan konyol itu saya coba gulirkan di kelas he he …

  24. HP menjadi suatu barang murah yang sangat diperlukan orang banyak..
    tapi buat aku, masih mending pake internet aja dari pada hp.. ;-)

  25. apalagi saya nih .. heheh.
    temen-temen yang laen dah nenteng hp, saya belum.
    btw, itu pengalaman njundil nya saya juga ngalamin.
    kaget banget, paha sohib di sebelah kok begetar..

  26. byu hu hu… sekarang kalo nggak pegang hape rasanya ada yang kurang. layaknya nggak bawa hape itu berasa kayaq lupa enggak bawa dompet ~_~

    pernah nggak nyobain matiin hape selama seminggu? kalo jaman sekarang sih ortu kita pasti ngira kita kena apa-apa kali yah? ^_^

  27. ya itulah tknologi yg mnmbulkan dmpak atau efek psitif dan negatif.. ttpi kmbali lagi kpda kita bagaimana kita mnggnakan tknologi yg saat ini brkmbang dngan pesatnya..

  28. mas hejis turut prihatin ya, semoga mendapatkan penggantinya… (hape baru gitu..), pengalaman getar pernah aku alami mas, ya melompat juga.. he…

  29. Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus online untuk para netter Indonesia. Salam!

    http://gadget-ponsel.infogue.com/hp_dan_kejutan_masa_depan

  30. just another story about kilangan hape :) tobe continued ya pak :)

    saya pas kilangan hape juga saya tulis di blog siapa tahu ada yang nemu di jalan :mrgreen:

    http://hmcahyo.wordpress.com/2008/09/21/ibsn-%e2%80%a6%e2%80%a6-hanya-satu-yang-tak-mungkin-kembali/

  31. coba kalo pertanyaannya di ganti gini “siapa dari kalian yang yang ngedukung israel?”….

  32. Yee…. Kang Hejis kok mostingin soal Hape sih…
    Gw bingung mo komentar ape nih jadinya… soal e setiap pikiran saya gerak….
    Sel – sel tubuh saya… kerja sama dengan seluruh sistem safaf… terus mempengaruhi sistem limbik… dialirin ke batang otak, di proses di neo cortex… kemudian out put dari serangkaian proses itu ya… cuma kata….

    Telkom Flexi Bukan Telepon Biasa…

    Ha ha ha ha… Maaf mas Hejis… Gw ditodong ma Pistol, Kapak, Gergaji, Ma Obeng nih… kalo komen macem – macem ketika ketemu kata HP…. ha ha ha…

  33. Tekhnologi harus ditempatkan pada fungsinya yang seharusnya……….

  34. Sahabat semuanya,

    Terima kasih atas komen2nya di sini. Semoga sahabat semua selalu diberi kekuatan untuk tetap memberikan komennya, di blog mana pun ya. Mudahan juga mendapatkan pahala, karena telah menyenangkan saya.

    Tapi, mohon dimaafkan saya ini. Saya tidak dapat menanggapi satu per satu komen sebab saya baru hijrah (halah!) dari satu kota kembali ke kota tugas. Libur telah tiba usai jadi kembali kerja (purak-puraknya… kerja… wakakak…). Trus juga wimode Esia yang saya gunakan ngenet hari ini lelet bin lemot. Sudah dicoba untuk menanggapi satu demi satu tapi lama kecepatannya. Mungkin sedang protes ya…

    Salam hangat
    Cintamu,

    Hejis
    *nahan tawa…*

  35. duh segitunya pak Hej, biasa aja lagi pak..hahaha.

  36. (……..getarnya terasa di kantong celana sebelah kiri. Drrrt… drrrt… drrrrt! ………………………………. sesekali HP aktif yang ditelepon seseorang itu sengaja saya diamkan, tidak saya angkat karena getarannya terasa enak… ha… ha…. Kapan lagi menikmati kedutan-kedutan mesra ya……)

    Nah, ketauan…ha..ha…. ;)

  37. ya ya betul, bagaimanapun tekhnologi itu bebas nilai, dia adalah tools saja, bagaimana ia digunakan, tergantung siapa yang menggunakannya

  38. jika anda menyebarkan virus Hejis kepada 10 orang yang anda cintai, niscaya hidup anda akan penuh canda dan tawa :lol:
    anda dapat juga mengetik nama spasi reg. spasi kirim ke 43715 tunggu 2 x 24 jam, apa yang terjadi :-)
    trus….. gag ada dreded… dreded lagi? semoga dapet pengganti yang setia, jujur, dan dapat menerima mas apa adanya. lo…..kok…..

  39. mudah-mudahan kepergian hp lama bukan karena pingin nyari yang lebih terasa enak… kedutan-kedutan mesra ya… he..he…

  40. dulu waktu blm ada HP kalo janjian sama teman kayaknya gak ada masalah, selalu ontime, semenjak ada HP kayaknya sering telat, kalo di telp “iya, tunggu bentar, lagi di jalan nih..” padahal masih di kamar, baru melek…hehehee…

    semoga cepat dapet hp penggantinya yoo sam,

    suwon,

    bonar

    http://sihotang407.wordpress.com

  41. kekekkekek.. kok kita sama… haha.. klo ada getar langsung ‘njundil’ hihihi..waktu itu lom terbiasa kali yakk

  42. Numpang lewat ngga’ komen Bang Hejis…
    karena yang komen dah banyak…
    We’e..

  43. mmm, klo aQ pribadi, sbnrnya penggunaan HP itu sangat membantu sy, dan org2 terdekat sy, sprti ayah sy yg perlu komnukasi dgn koleganya, dll. Bgitupun untuk menjali komunikais antar keluarga, Tp sayangnya skrg jg banyak teman2 yg menggunakan HP dgn mksd lain, misalnya hanya untuk gaya2an dan untuk melakukan hal2 menyimpang lainnya.
    Untuk aQ, HP apapun itu tidak mshl, selama masih bisa SMS dan telpnanl karena mmg itu keguanaan awal dan utama dr sebuah, HP. Yang tidka wajar adalah bila org yg merasa dirinya sgt tertinggal jauh klo HPnya g mengikuti trend da mode yg up to date sgt cepat..Bagus2 klo mmg mampu, tp kalo maksa, g mampu dan g tahu makenya gmn tuch…hehe…

  44. gara2 hape otakku jadi kriting ahahaha…
    lah gimana ga kriting mas, malem baru plg kerja udah di tlp/sms utk riset date bwt keesokan harinya, alamat aku ga bs tidur gara2 mikirin tugas itu.
    lebih jengkel lagi, kl lg enak2n tidur ada fakir miskol yang cuman miskol2 terus.. T_T
    *dasar miss bete nih sayaa :D *

    dan, hape itu spt candu, buatku pribadi sih. soalnya ga ada hape kayak orang bingung gitu.. yah gimana ya mas, takut kalo para fans susah menghubungi sayaa ahahaha *artis ni mas artiis..artis majalah trubus ahaha*

  45. Ass.

    Selamat dan semoga dimudahkan di kota tugas

    Hejis: Waalaikum salam. Terima kasih, mas Ben. Amin. Saya lagi di Malang, mungkin nanti kalau sudah selesai urusan kembali seattled di Banjarmasin, mas Ben.

  46. Waduh! Hp-nya hilang ya pak? Udah ikhlas saja pak, semoga dapat ganti yg lebih baik lagi…

    Btw, ku kagum ma Pak heru, selalu bikin senyum kalau aku pas baca postingannya, wah kalau aku jadi muridnya pasti seneng banget deh.. :)

    Hejis: ya, begitulah. Setelah baca post “ikhlas” di web radesya.com jadi ikhlas… he.. he.. Makanya kuliahnya pindah aja… ha.. ha… di UNS ya?

  47. mas, masang umbul2 bendera Palestina *banner* kayak punya mas Heru kepiye to mas? aku ora bisa hehehe

    Hejis: pertama, pic saya itu dicopy dg klik kanan mouse trus disimpan di komputer mba’e. Udah gitu trus dipanggil (upload) kayak kita mau bikin postingan gambar, tapi fungsinya hanya untuk mengetahui syntaxnya aja. Lalu dikotak post itu kita copy untuk dipaste-kan di widget (TEXT). Ukuran disesuaikan sendiri (punya saya 102 X 120, kayaknya). Mungkin ada cara yang lebih “benar”. Ini hanya hasil otak-atik sendiri aja.

  48. walah,kesian pak kejian lagi kesusahan..hiz hikz…semoga dapat penggantinyaa

    Hejis: ya keciaan deh si Hejis itu ya? Amin. Semoga dapat ganti yang lebih gede ya .. ha.. ha.. makacih ya, mbak Yanti… :P

  49. dipikir2 bener juga.
    Dulu, ngeliat hape kayaknya mewah banget. Tapi sekarang, orang dari level ekonomi menengah ke bawah pun bisa punya hape yang keren.

    Hape bukan lagi barang mewah.

    Hejis: ya mas semua lapisan masy sekrang sudah berHP ria.

  50. wah Hp sekarang udah seperti kacang goreng mas, dimana mana sudah biasa melihat Hp bahkan anak2 SD saja sudah pake padahal dijaman kita dulu SD biasa2 aja tuh hehehe…. soal Hpnya cepet ganti mas kalo buat bisnis jaman sekarang HP no. 1 …….. Salam….

    Hejis: zaman nenek moyang kita dulu gak pake HP juga gak papa ya.. he.. he.. Ya, semoga bisa beli HP ya. Salam hangat.

  51. dulu dosen saya keras banget soal HP…dia bilang nggak akan pake HP, dan menurut dia nggak perlu juga. Dan sekarang orang sekeras itu bisa kebawa juga sama arus teknologi…soalnya udah nggak bisa dilawan, udah kaya budaya….udah tercipta semacam sistem perHPan di masyarakat. jadi kalo nggak ikutan ya susah masuk ke masyarakat itu…

    Hejis: HP kok dilawan… ha.. ha..

  52. Future shock-nya Alvin Toffler jadi terbata-bata pada kasus ini, Pak Hejis.

    Pada dasarnya sebagian besar orang masih menggunakan hp sebatas bertelpon dan SMS. Prosentase orang yang menggunakan hp untuk akses internet, ATM Banking, kamera, dll masih kalah jauh dibanding pengguna yang sekadar bertelpon dan SMS. Tapi hp yang banyak digunakan secara massal rata-rata berfaslititas lengkap. Ironisnya, penggunaannya masih sebatas bertelpon dan SMS. Tak lebih. Rupanya pemilihan hp masih mengedepankan pada model, prestise, dan kekemayuan. Bukan fungsional.

    Hejis: itu fenomena menarik mas Daniel. Orang kita kalau pake maunya yg canggih, sering gonta-ganti, yg mewah. Digunakan cuma buat tlp dan sms. Sebuah pemborosan nasional.

    Tentu Pak Hejis tahu, di dunia ini pasar terbesar pengguna Nokia Communicator, misalnya, justru bukan di negara maju, tapi di Indonesia. Well, betapa “hebat” pengguna hp di Indonesia ;)

  53. bang………..
    hp blue rusak belikan dong hehehe…….gratis tapi Ok
    salam hangat selalu
    kangen blue

    Hejis: mau dibeliin berapa lusin, mas.. ha.. ha.. Salam kangen juga :)

  54. bianglala00cindai

    Alhamdulillah hanya hp (harga ponsel+mataharinya) yang hilang…, masih lebih untung daripada kehilangan hp (hati perempuan) yang Anda sayangi.
    Mungkin si hp udah bosan tuh dalam genggaman Anda, atau karena Anda tidak menggenggamnya dengan erat (kan ditaruh dalam kantong celana, he he) yang ternyata tidak lebih dekat menuju ke hp (hati puji..winarso), wong si hp itu Anda dekatkan dari pinggang ke bawah, bukan dari pinggang ke dada….(he he pusing)
    Tapi mungkin saya cindai tahu siapa yang memilikinya sekarang>>>> katanya biang keladinya orang terdekat..,
    lala ikut bersedih karena lala-pun pernah kehilangan, tapi walaupun lala dapat gantinya yang lebih baik, namun yang gantinya tidak akan pernah bisa menandingi kesederhanaan dari yang sebelumnya….
    Buktikan deh, rasa kehilangan itu tidak akan pernah terhapus dari memori, walaupun rupa/bentuk bisa dilupakan dengan berjalanya waktu…….
    Besok-besok, buat tulisan yang lebih ok lagi ya,…
    Bianglala00cindai ingin Anda deh bisa baca pemikiran Anda tentang Ruang, Waktu, Materi, Energi, dan Informasi
    dengan gaya Anda sendiri. Ditunggu lho.

    Hejis: wakakak..kak.. bisa aja mbak Lala ini. Ya yg sudah hilang tak akan tergantikan ya. Btw, hyperlinknya kok gak dipasang. Lalu bagaimana saya berkunjung balik? Nah, itu dia, PR buat saya sulit amat? :P

  55. Hari gini nggak punya HP? hehe.. iklan apa ya.. kayaknya pernah ada deh..

    Eniwei, Mas Hejis…
    Ada seorang teman yang benci banget sama hape. Dia bilang, kenapa sekarang semua orang jadi tergantung sama hape, sih? padahal dulu nggak ada hp juga biasa-biasa aja…

    Akibatnya..
    dia paling bete kalau…
    aku terima telepon saat ngobrol sama dia, walaupun aku pamitan dulu lho buat angkat…
    terus..
    kalau aku sms-an dan sibuk sendiri pas keluar sama dia (padahal ada banyak orang di sana, bukan cuman aku aja)
    terus…
    kalau janjian pergi sama aku, paling bete saat aku bilang, “ntar ketemuannya gimana dong…”
    dan dia bilang, “Kan aku sudah set jam berapa, di mana, dan kapan… jadi aku pasti datang…”

    Idih.
    Biasa aja kalee…

    hahaha…

    Apa kabar Mas…
    udah lama nggak mampir ke sini dan ketinggalan banyak.. huhuhu…

    Hejis: wakakak… kak.. temen sampeyan itu termasuk makhluk langka, tapi mungkin justru bahagia dan sejahtera karena gak pake HP ya. Bener lho Jeung, orang sering kesel karena kehilangan hub sosial ketika sedang asyik ngobrol & bercengkerama, teman kita sibuk nulis sms, terima tlp scr terus2an.

    Betul sekali, sudah lama Jeung nggak ke sini. Untungnya aku punya avatarnya Jeung. Jadi bila rindu menggamit, maka kupandangi avatar itu lama2 sampai capek dan tertidur.. ha.. ha..

  56. Bang hejis…. Hape nya dinyalai pas mau nelpon aja biar nggak nyusain…. atau kirim ke aku aja bang…. hehehe…

    salam persahabatan… :)

    Hejis: ha.. ha.. sama aja boong. Ya dah nanti kukirimi hp lewat sms ya.. he..he.. Salam hangat :P

  57. duh, kasian deh si hape menduakan mas hejis.
    masih mending kali ya, masih bisa bermanfaat bagi orang lain, terlepas dari sah atau nggaknya. ketimbang hape saya yang lebih milih untuk jadi landasan ban mobil belum lama lalu. hiks. untung masih bawa hape lama yang, walaupun teknologinya ketinggalan (ya iyalah, namanya juga hape lama), masih bisa berfungsi on a regular basis.

    semakin ke sini manusia memang makin tergantung pada teknologi ya, mas hejis? padahal seperti sang teman yang diceritakan jenglala, dulu gak pake hape manusia survive juga kok, termasuk dalam hal komunikasi dan pergaulan sosial. nah, ini fenomena apa? manusia semakin cerdas (karena menemukan teknologi yang tak terbatas) atau semakin bodoh (karena merasa tak berdaya tanpa teknologi yang ditemukannya)?

    Hejis: he.. he.. betapa sakiiiit diduakan ya.. Orang kaya memang ganjel ban mobilnya pake HP.. he.. he.. Kayaknya diperlukan keputusan PBB ya yang melarang penggunaan HP lagi bagi seluruh umat manusia di seluruh dunia.

  58. tok..tok..tok..ada mas Heru nggak??ini mw nganter semur jengki ehehee..

    *kabuurrr*

    Hejis: dengan senang hati kuterima… ha.. ha.. Btw, banner Palestinanya kok blm dipasang tuh?

  59. wuih..kedutan mesra…baru tau saya ternyata mas heru suka pake vibrator juga ya,kekekekk.

    NB.
    yukk boikot produk penyandang dana Israel.

    Hejis: huaha..ha.. vibrator! Saya sedang boikot itu mas Soerdjak… siapa tahu dapat memberikan pelajaran ya..

  60. Mungkin orang itu lebih memerlukannya ya dari Mas Hejis!

    Atau mesti ganti baru ditahun yang baru…

    ambil nilai positifnya aja…

    sekarang kan makin canggih…uh sekarang Hp sudah hebat-hebat…kita bisa nyetir…dipandu berjalan..tak mungkin sesat…atau berblog ria dengan Hp dll….ganti yang baru..ganti yang baru…

    daripada mikir teruskan…kita cari solusi yang menyegarkan.

    Apa Kabar Mas Hejis sekeluarga, …sehat dan bahagia selalu ya! :D

    Hejis: ya mbak, terima kasih. Pokokna mbak Lina dan keluarga juga sehat dan bahagia ya, mbak. :D

  61. halah Pak Hejis….datanya kok ndak di backup ta ya ?

    saya doakan, semoga 3 hari lagi dapat hadiah, ganti yg lebih bagus.
    saya doakan, semoga saat menerima ganti nanti, njenengan nggak shock.
    saya doakan, semoga njenengan panjang umur, jadi bisa gonta-ganti hape, dan menikmati kedutan2 yg berbeda….(dari hape lho)
    saya doakan, semoga nanti saya ditraktir, kalo undangan seminar dan lain2 , lancar jaya.

    Pak Hejis, malam minggu piknik kemana ? :D

    Hejis: wuakak.. kak.. saya kalo baca komen njenengan bawaannya mau ketawa mulu. Tapi doanya bagus banget, terima kasih yo, mas. Amiiin. Insya Allah traktiran menyusul. Malem minggu ini sedang di kosan di Malang, mas. Sedang nunggu pak Wabup Bulungan, Kaltim tlp. Katanya minta bantu penlitian di sana. Doain yo mas. Semoga njenengan juga tambah sukses, tambah moncer.

  62. Thanks for your time for composing “HP dan Kejutan Masa
    Depan |”. I personallymight really be returning for
    even more browsing and commenting here soon enough. Many thanks,
    Luis

  63. handphone itu sudah menjadian bagian hidup kalo menurut ku. hehehe

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s