Surat Buat Mas Amat Mulyo Wagino di Houston
Oleh Hejis
Yth. Matt Mullenweg alias Amat Mulyo Wagino.
Selamat pagi, mas Amat. Pagi ini di Malang terasa dingin menusuk tulang. Mungkin mirip hawa sejuk di kampungmu, Houston, Texas ya. Beberapa hari ini hujan terus mengguyur sambung menyambung menjadi satu *itulah Indooo… neee… sia*, padahal di atas langit sana tak kulihat tandon air. Tetapi kok ya airnya gak habis-habis ya. Ya, betul! Kekuasaan Tuhan. Hujan di sini dan kota-kota tetangga Malang tak pernah turun salju, seperti yang engkau berikan di blogku Januari lalu. Rasanya gimanaaa.. gitu, saat salju turun dengan lembut dan krenyes-krenyes. Kelihatannya mesra ya jika pacaran di bawah cucuran salju. Yang jelas gak pacaran sama kamu, dong. Masak jeruk minum jeruk. Ah, jadi ngelantur. Kesimpulannya, aku di Malang kedinginan disebabkan sering kehujanan, tetapi hati ini tetap hangat karena karyamu dalam bentuk blog ini, WordPress.
Itulah, mengapa aku menulis surat ini buatmu setelah lama gak kirim surat kepadamu, mas. Ya iyalah… wong kita aja belum kenal ya. Karyamu itu lho yang bikin aku gembira mirip perasaan sehabis minum soda gembira di warung pojok dekat kompleks kos-kosan. Gembira karena bisa ngeblog di rumah yang gratis. Gembira karena mendapatkan teman yang mencari teman. Gembira karena bisa belajar menulis artikel. Untuk itu marilah sejenak kita bersorak-sorak bergembira… plok-plok-plok… plok-plok-plok… plok-plok-plok-plok-plok-plok-plok! (Tolong kalau jumlah “plok”-nya kurang, tambahi sendirilah, wong ini juga gratis). Terima kasih.
Mas Amat, kamu kok pinter dan kreatif sih? Anaknya siapa kamu ini? Pasti seneng deh orang tua yang punya anak seperti kamu ya. Lha aku yang sudah segede gini aja kurang pinter, apalagi kreatif. Memang banyak orang seumuran aku di Indonesia yang pinter. Yang kreatif? Banyak juga. Cuma, kebetulan aku agak dodol. Jangan salah, mas Amat. Dodol itu bukan yang untuk gosok gigi. Itu namanya odol, mas. Kalau ayam punya aku yang rambutnya males tumbuh, istilahnya trondol. Ayam trondol, gitu. Jangan bingung ya, meskipun di Amrik tidak ada ayam trondol. Nanti deh, kalau mampir di desaku, pulangnya kuoleh-olehi ayam trondol. Mau? Mau? Mau? Terserah kamulah nanti bawanya pakai apa. Mungkin dibungkus sarung juga bagus.
Oya, tadi kubilang aku agak dodol. Itu maksudnya adalah otakku rada-rada kental, gak encer, sehingga mirip dodol atau jenang, makanan ringan yang berasal dari ketan. Otakku agak dedel atau seret bila buat mikir sedikit saja. Soalnya waktu sekolah kami di sini tidak diajari berpikir kreatif. Di sekolah kami hanya diajari menghapal dan meramal. Menghapal semua informasi yang diberikan dalam setiap mata pelajaran. Meramal untuk semua nasib yang akan kami jalani. Mestinya kan nasib itu dipersiapkan dengan belajar dengan tekun ya? Begitulah kami, mas Amat. Tetapi, jangan sedih ya. Kami tenang-tenang aja kok. Gini-gini kami juga hidup.
Memang karyamu bikin hidup lebih hidup. Sekarang banyak lho, mas, orang yang hidupnya hanya di depan komputer, di depan blog WordPress. Sampai mukanya kotak-kotak kayak kotak monitor. Tetapi ya mereka hidup, termasuk aku ini yang tadinya berwajah lumangyan… hihihik… ketularan jadi narso (narsis tapi ndeso). Udahlah, biarin saja mas. Nanti juga tobat sendiri. Lagi pula daripada kluyuran yang enggak-enggak, kan lebih baik enggak kluyuran. Ya kan?
Lalu apa sebetulnya yang ingin aku katakan kepadamu, mas Amat? Ya atas jasamu membuat blog itulah aku mau menyampaikan terima kasih. Terima kasih saja? Ya iyalah. Kan dirimu saat ini sudah kaya-raya. Malahan superkaya. Wajarlah jika kamu menjadi kaya. Kamu yang sudah kerja keras berhak menuai hasilnya. Kami bisanya cuma ikut senang dan berdoa, semoga hidupmu bahagia di sampingnya (halah!). dengan uangmu yang banyak itu, kamu bisa beli apa saja. Cuma jangan menyumbang untuk orang-orang yang nggak bener, ya Mas. Nanti malah uang hasil dari sumbanganmu digunakan untuk menindas orang lain. Jangan, Mas. Dan, jangan boros ya.
Maria Ozawa kirim komen
Oya, mas Amat. Berkat ngeblog ini, aku punya pengalaman unik lho. Ceritanya begini. Waktu aku posting tentang “REFLEKSI: Obat Hati. Janganlah Hatimu Mudah Terluka”, aku pasang gambar perempuan yang cantiknya pol-polan. Eh, gak berapa lama aku dapat komen dari Maria Ozawa. Dia bilang, “Arigatou”, trus kujawab “Waalaikum salam…” Hihihiy… gak nyambung ya, mas Amat… Eh, nggak ding. Aku pura-pura bisa bahasa Jepang. Jadi, kujawab begini,
“ありがとうございました小沢訪問を逃す。あなたはいい体をしてラッキー。誰かを崇拝する人は多い。私も。サラム屋暖かい。この日本語言語ですみません。私はまだ勉強に新しいです。 Thank you for visiting my blog, Ozawa. Cheers… ”
Kira-kira artinya seperti ini: “Terima kasih atas kunjunganmu, Nona Ozawa. Anda beruntung memiliki tubuh yang baik. Banyak lelaki yang memujamu. Salam hangat ya. Maaf bahasa Jepang aku berantakan” (terjemahan bebas, jadi ngawur-Hejis).
Kenapa aku bilang begitu? Memang dia cantik banget lho, mas. Aku lacak gambarnya di internet. Wow! Badannya mbody bangettzz… Dijamin kakek yang umur 70 tahun, sekali pun, akan klenger dibuatnya. Saking aduhainya.
Mungkin kamu akan mengatakan bahwa bisa saja orang menyamar jadi Maria Ozawa. Umpamanya begitu ya ndak papa. Malah kalau ia Ozawa beneran aku jadi repot. Lha nanti kalau aku pulang kampung trus ia maksa mau ikut, apa ndak orang sekampung bilang, “Hai, kawan-kawan… Hejis bawa boneka barbie raksasa. Kan repot itu, mas Amat. Ya kan?
Award untuk Matt Mullenweg dan Maria Ozawa
Begitulah pengalaman unikku dengan WordPress-mu. Namun, ada pengalaman unik lainnya lho. Berkat ngeblog, aku dapat award. Apaan award itu? Yah semacam penghargaan Nobel atau Piala Oscar tetapi yang ini buat para blogger yang dianggap layak. Kriteria layak ini macem-macem, mas. Terserah yang memberi saja. Kadang-kadang karena isi blognya bagus, mencerahkan. Kadang-kadang karena pemilik blog itu dianggap sahabat oleh pihak yang memberi award. Atau, kadang-kadang pemilik blognya gokil sehingga tulisan-tulisannya ya gokil juga. Atau sebab lain yang aku tidak tahu. Biasanya pemberian award itu diberikan sambil diminta membuat PR.
Contohnya ini, mas Amat. Beberapa hari yang lalu aku dapat award dari mbak Indah Rephi yang sering panen award. Soalnya orangnya lincah, kayak bola bekel… *Gak nyambung lagi…* Sinii, kuakasih tahu cara menangani dapet award.
Pertama jawab PR-nya dulu. Lihat pertanyaan dan jawaban aku ya?
- DARI MANA BLOG KAMU BERASAL? Dari Malang, mbaaak. Masak gak ngerti sih.
- KAPAN DILAHIRKANNYA BLOG INI? Sekitar September 2008, mbaaak. Masak gak ngerti sih.
- KESULITAN APA SAJA YANG ADA SAAT MEMBUAT BLOG INI? Banyak banget, mbaaak karena aku gak ada yang ngajari. Masak gak ngerti sih.
- MENGAPA MEMBAHAS TOPIK YANG KAMU BAHAS SEKARANG? Lha ini topik satu-satunya yang tersisa di seluruh dunia sedangkan yang lain sudah dipatenkan, mbaaak. Masak gak ngerti sih.
- KENAPA TAMPILAN BLOG MENGGUNAKAN TEMPLATE INI? Seneng aja, mbaaak. Masak gak ngerti sih.
- APA YANG KAMU LAKUKAN SAAT PERTAMA BLOG ANDA BARU JADI? Iya, ya, apa yang kulakukan setelah blog ini jadi? Masak aku gak ngerti sih.
Begitulah, mas Amat, caranya menangani award. Sudah paham apa belum? Baiklah. Untuk selanjutnya award ini akan aku berikan kepadamu, atas nama MATT MULLENWEG alias Amat Mulyo Wagino. Lho kok namaku gitu? Mungkin kamu bertanya begitu. Ya iyalah, makanya dari awal aku memanggilmu mas Amat. Memang begitu. Ini sebetulnya penghargaan dari aku kepadamu, mas Amat. Di kampung aku, orang yang amat dihargai akan diberi penghargaan antara lain diberi nama baru versi lokal. Nah, ini nama yang aku anugerahkan kepadamu atas jasa-jasamu menciptakan blog WordPress.
Lhah! Aku lupa menjelaskan arti namamu yang baru sebagai warga kehormatan kampungku, mas Amat. Untung ada komen muncul tuh, dari mas H.E Benyamine yang asal Banjarbaru. Kata mas Ben, namamu yang baru itu perlu diartikan dong (lihat komen H.E. Benyamine di bawah – Hejis). Terima kasih ya, mas Ben atas sarannya.
Amat Mulyo Wagino itu saya miripkan dengan nama aslimu Matt Mullenweg. Gitu critanya… he… he… Tetapi dalam bahasa Indonesia-Jawa namamu juga memiliki arti yang keren abis. Amat artinya sangat, atau benar-benar. Mulyo artinya mulia, utama, tinggi derajatnya. Dan, Wagino artinya wage + ono, wage adalah suatu nama weton atau pasaran dalam kalender Jawa. Sedangkan ono dalam bahasa Jawa artinya ada atau tersedia. Kamu lahirnya tepat pasaran wage, bukan? Oww!… sekali lagi…. Owww! *Maksudnya, aku kaget* He… he… Bukan ya? Ya udah. Kalau gitu wage aku ambilkan dari bahasa Inggris yang artinya upah, atau kalau diperluas artinya penghasilan, uang, atau rejeki.
Jadi secara keseluruhan arti dari namamu, Amat Mulyo Wagino adalah seseorang yang amat mulia dan rejekinya selalu ada. Wah itu juga merupakan doaku lho, mas. Selamat ya. Tidak sembarang orang kukasih nama sebagus ini. Seneng ya?
Cuma setelah ini kamu jangan ngomong-ngomong sama Bill Gates ya. Nanti sedih dan pilu, dianya. Kenapa ini kuberikan kepadamu tidak kepada Bill Gates? Karena kreasimu itu kamu berikan kepada orang-orang di seluruh dunia tanpa harus membayar. Sedangkan buatan Bill itu harganya mah’hal. Tetapi, gini wes. Kapan-kapan kalau aku sempat nanti si Bill itu ya kukasih juga. Nanti dikira aku pilih kasih. Ya kan?
Jangan lupa lho dibikin PR-nya. Mentang-mentang sudah kukasih award kamu gak mau bikin PR-nya. Jangan khawatir mengenai slametan nama barumu nanti. Aku yang nanggung biaya bikin bubur merah-putihnya. Ndak usah repot-repot ngirim duit segala. Duitku masih ada, sisa sangu waktu aku tirakatan di belantara Setra Gandamayit.
Udah ya, jangan lupa miskol kalau sudah dibuat PR-nya. Salam untuk bulik dan pakdemu ya.
Akhirnya, award ini kuberikan kepada dua orang. Siap-siap ya menerimanya dan membuat PR-nya! Inilah mereka:
- Ya award ini kuberikan kepada Matt Mullenweg alias Amat Mulyo Wagino.
- Award ini juga kuberikan kepada Maria Ozawa.
Sekian dulu, ya mas Amat. Kepada mbak Ozawa saya sampaikan selamat juga. Semoga menjadi tambah terkenal karena dapat award dari Hejis ini… Wekwkwkwk….
Salam anget banget,
Hejis.

















.

61 tanggapan so far ↓
siwi // Februari 4, 2009 pada 6:14 pm
Hejis:
Tobat nasuha ya mbak.. he.. he..
HE. Benyamine // Februari 4, 2009 pada 6:56 pm
Hejis:
Betul mas Ben. Tuh… sudah ku-update, atas saran mas. Makasih sarannya ya
abrar // Februari 4, 2009 pada 7:10 pm
Hejis:
Wakakak… biar bangga dia mas dapat PR dari Indonesia. Salam diterima dengan senang hati. Salam juga buat mas Heri
Retie // Februari 4, 2009 pada 7:58 pm
Hejis:
Ha.. ha.. mbak Retie. Wah, kalau gitu ndak usah aku ke Jepang ya sewaktu-waktu pengen ketemu Ozawa. Cukup ke jelmaannya aja.
han han // Februari 4, 2009 pada 9:42 pm
Hejis:
Ya, mas Han, dia kabur sampai sekarang gak datang-datang lagi. Takut PR… wekwkwkwk…
Ya, terima kasih. Semoga mas Han juga sehat ya
relalasido // Februari 5, 2009 pada 2:13 am
Hejis:
Trus minta award lagi ya..
relalasido // Februari 5, 2009 pada 2:14 am
Hejis:
Ya, soalnya Ozawa sering ke sini, mas. Nah luh!
relalasido // Februari 5, 2009 pada 2:15 am
Hejis:
Sama ya?
cenya95 // Februari 5, 2009 pada 7:22 am
Hejis:
Terima kasih, mas Okta. Salam hangat.
HE. Benyamine // Februari 5, 2009 pada 8:28 am
Hejis:
Waalaikum salam.
Iya, mas. Orang baik perlu kita doakan ya…
INDAHREPHI // Februari 5, 2009 pada 8:38 am
Hejis:
Hahaha… palsu ya. Brarti yang asli ada di sini. Lagi komen.. wikikik..
INDAHREPHI // Februari 5, 2009 pada 8:44 am
Hejis:
Masak dia bisa bahasane Mba’e. Takut ya… sini, sini… *Duttt!!!*
INDAHREPHI // Februari 5, 2009 pada 8:45 am
Hejis:
Oya, boleh.. boleh.. anak rajin. Rajin pangkal kaya lho mba’e.
sunarnosahlan // Februari 5, 2009 pada 11:29 am
Hejis:
Salam disampaikan kalau nanti mereka datang. Biasanya mereka ke sini sambil cangkrukan makan nasi pecel.. he.. he..
Didien® // Februari 5, 2009 pada 11:59 am
Hejis:
Mau to, mas? Ya nanti kukenalkan. Dia suka banget sama orang yang ngileran… wakakakak…
Didien® // Februari 5, 2009 pada 12:01 pm
Hejis:
Dia bisa boso londo lho mas…
namakuananda // Februari 5, 2009 pada 1:08 pm
Hejis:
Sudah bener mas… he.. he..
*mumet*
uki21 // Februari 5, 2009 pada 3:23 pm
Hejis:
Salam diterima dari kenalannya Ozawa he… 60x
INDAHREPHI // Februari 5, 2009 pada 3:34 pm
Hejis:
Lha itu ejaannya kan dimirip-miripkan. Matt=Amat, Mullen=Mulyo, Weg=Wagino… he.. he..
husnun // Februari 5, 2009 pada 3:42 pm
Hejis:
Ya, kalau wiguno itu artinya berguna. Tapi, ini Wagino, bukan Wiguno
bujanglahat // Februari 5, 2009 pada 3:53 pm
Hejis:
Iya, mas. Pasti ia bisa tidur nyenyak karena tiap malem ngeloni awardnya itu…
tyanjogjack // Februari 5, 2009 pada 6:11 pm
Hejis:
Ditambah komen mbak ayu ini, total jendral saya ndak bisa tidur 14 hari 14 malam.. kekekkek…
dobleh yang malang // Februari 5, 2009 pada 8:52 pm
Hejis:
Woww, iya to?
dobleh yang malang // Februari 5, 2009 pada 8:52 pm
Hejis:
Salamnya diterima dan dimasukkan ke lemari es. Takut dirubung semut…
dobleh yang malang // Februari 5, 2009 pada 8:53 pm
Hejis:
Dan… aku pun mengucapkan… selamat datang! Heh..eheh..
Menik // Februari 5, 2009 pada 9:24 pm
Hejis:
Nggilani dan nggulani. Heheh..heh..
Iya, betul mba’e Menik memang manis dan siyul2. Maaph, kemarin tukang batunya pada sibuk. Jadi, link-nya baru dipasang sekarang.
Ersis Warmansyah Abbas // Februari 5, 2009 pada 9:26 pm
Hejis:
Salam diteruskan… Lhah ke Banjarbaru juga. Malah sempat mancing di Liang Anggang… he.. he..
hmcahyo // Februari 5, 2009 pada 10:09 pm
Hejis:
Yaaahh, terpaksa mau mas… hihiy..
hmcahyo // Februari 5, 2009 pada 10:10 pm
Hejis:
ya, virusnya mulai menyebar ke arah jantung, paru-paru, hati dan otak kanan… ha.. ha..
hmcahyo // Februari 5, 2009 pada 10:11 pm
Hejis:
Wakakak…
hmcahyo // Februari 5, 2009 pada 10:11 pm
Hejis:
Lhah siji, tanggung!
Humorbendol // Februari 6, 2009 pada 12:19 am
Hejis:
Ndak papa, mas Bendol. Biar dianya agak tenteram hidupnya…
budi // Februari 6, 2009 pada 6:50 am
Hejis:
Kakakak… di RT 5 RW 5, mas. Deket pasar ikan…
randualamsyah // Februari 6, 2009 pada 7:09 am
Hejis:
Bukan, itu hadiyah orang Jowo yang dari ndeso. Ya aku ini… he.. he..
wahyuapriani // Februari 6, 2009 pada 9:29 am
Hejis:
Khusus untuk asistennya, nanti diberi award yang jumlahnya sekarung. Buat sebulan ya… ha.. ha.. Cuit-cuit juga!
tuyi // Februari 6, 2009 pada 10:26 am
Hejis:
Ndak papa. Yang baca kan mas Tuyi. Wek!….
tuyi // Februari 6, 2009 pada 10:28 am
Hejis:
Salam kenal kembali… wakakakak…
omiyan // Februari 6, 2009 pada 10:49 am
Hejis:
Iya mereka protein, kita karbohidrat. Itu pun kita masih ngantri untuk dapet karbohidratnya ya, mas…
O, mantanmu to, mas? Lha sekarang dia sering kemari…
achoey // Februari 6, 2009 pada 11:00 am
Hejis:
Dia baby sitter yang momong saya, mas… wekekekek…
Didien® // Februari 6, 2009 pada 11:35 am
Hejis:
Virus HiblogiKoH? Hahahakakk…
nina // Februari 6, 2009 pada 12:22 pm
Hejis:
Ndak papa ketawa-ketiwi, mbak. Nanti kalau ketawanya udah selese, suratnya dibales ya?
PETIR ANGKASA // Februari 6, 2009 pada 12:32 pm
Hejis:
Beres, mas. Sumbangan gratis 100%. Mau punya anak berapa, mas?
inge // Februari 6, 2009 pada 2:55 pm
Hejis:
Iya, tobat tujuh turunan… ha.. ha..
tokoeasy // Februari 6, 2009 pada 3:55 pm
Hejis:
Mas Amat yang baik hati. Tapi, saya laki lho, mbak…
INDAHREPHI // Februari 6, 2009 pada 5:33 pm
Hejis:
Hihihi.. Juara kentut sedunia ya… wekwekwek…
*kaburrrrr*
dobleh yang malang // Februari 6, 2009 pada 7:04 pm
Hejis:
Ya, mas. Masih kagok dan belum tahu cara nyarinya.. he..he..
sandyagustin // Februari 6, 2009 pada 7:25 pm
Hejis:
Hubungan mereka kadang-kadang segi 3 kadang-kadang lingkaran… he.. he..
pakde // Februari 6, 2009 pada 8:28 pm
Hejis:
Iya, Pakde. Semoga kita ketularan kreatif ya..
goldensparks // Februari 6, 2009 pada 9:24 pm
Hejis:
Thank’s for drop by, brother. I’ll do the same and come to yours. Spirit…
Gusti Dana // Februari 6, 2009 pada 10:10 pm
Hejis:
Ya, mas Gusti. Adaa’ aja.. he.. he.. Thank’s ya
geRrilyawan // Februari 7, 2009 pada 5:06 am
Hejis:
Wakakakak… eh situ yang untung ya. Tapi saya gak mau kalau titipannya diteruskan. Mosok kita harus sun-sunan..
ATM TUKANG™ // Februari 7, 2009 pada 2:14 pm
mas amat “banyak” ya?
amat banyak menghias angkasa
aku ingin….
terbang dan menarik
Salam supries
mas hejis
Agung Mojosari // Februari 7, 2009 pada 2:44 pm
wekekekekek….
mas hejis ini ada2 aja…..
salam kreatif mas,,,
radesya // Februari 8, 2009 pada 9:16 am
Wah, namanya lucu, dapet ide dari mana Pak? Koq bisa kasih nama itu?
Ku suka film jepang, dorama juga, anime tapi aku koq nggak pernah tau maria osawa ya Pak? Beneran deh..
prameswari // Februari 8, 2009 pada 9:16 am
bentuk apresiasi terhadap seseorang dengan ungkapan amat lucu…..
hehehe
kebayang kalo diterjemahin bhs Inggris terus langsung dikirim…. hehehe
aduh senyum senyum terus niy
reni // Februari 8, 2009 pada 10:23 pm
Oalah…, sampe mules perutku baca postingan bang Hejis kali ini. Ada-ada saja… Semoga PRnya cemat dikerjakan ma Mas Amat dan Mbak Ozawa. Sampaikan salam kenalku pada mereka dunk…
hidayanti // Februari 9, 2009 pada 2:40 pm
weekekekkeke ada ada ajah pak hejis ini
ternyata pak hejis lebih kreatif di mbanding mas amat mlyo wagino soalnya bisa bikin cerita kaya gini wekekekkekeke
elindasari // Februari 13, 2009 pada 9:36 am
Hejis:
Ya, semoga dibaca ya mbak. Ha..ha.. mbak Elin bisa aja. Jadi tersanjung. Makasih, mbak. Salam hangat.
oef brojomukti // Februari 15, 2009 pada 6:25 am
Hejis:
Wekekek… semua blog bagus kok, saya kira mas. Punya sampeyan juga ok punya. Sungguh!
adhieputra // April 14, 2009 pada 9:17 pm
yang dikasih nama tadi, udah tau belon? namanya udah diganti.
hehe
eka nugraha // Juni 21, 2009 pada 12:22 pm
wah menarik, lucu hehehe. tapi sebenarnya yang mau disampaikan apa? gak mudheng hehe