Category Archives: ARTIKEL KOMUNIKASI

Status yang tidak disukai teman-teman di Facebook

Oleh Hejis

Sebagai medan interaksi sosial Facebook (FB) juga banyak mengadopsi tatanan pergaulan pada umumnya di dunia nyata. Tatanan sopan-santun, etika, hukum, dan kaidah agama tetap harus dipegang teguh saat orang membuat status. Jika tidak, maka fesbuker akan menanggung risiko yang dapat merugikan dirinya, bahkan merugikan orang lain. Ujungnya tujuan berfesbuk menjadi tidak berhasil. Malahan itu juga berakibat menimbulkan masalah.

Umumnya orang berfesbuk bertujuan menjalin komunikasi dengan teman-teman yang di-add-nya (ditambahkanya). Secara lebih spesifik, mereka menginginkan dapat mengungkapkan perasaan atau pendapatnya. Mereka juga menginginkan terjalinnya pertemanan yang sudah ada dengan lebih erat. Tentu saja, ada juga yang menggunakan FB untuk tujuan mencari pasangan, berbisnis, iseng, Baca lebih lanjut

Kiat Komunikasi


MENDENGARKAN

Hejis

Biasanya pelajaran pertama yang dipelajari banyak orang untuk menjadi komunikator ulung adalah berbicara. Padahal mendengarkan adalah jalan masuk kebijaksanaan yang utama bagi komunikator ulung yang menjadi landasan untuk memahami diri dan seluruh kehidupan ini.

Sewaktu saya kecil kadang-kadang saya juga tidak menuruti nasihat orangtua, layaknya anak-anak kecil lainnya. Misalnya, sudah maghrib tetapi masih bermain-main di pancuran peninggalan Belanda di dekat pabrik es atau tengah asyik memancing ikan wader di kali. Di desa saya apabila waktu maghrib tiba, maka warga tidak ada yang berada di luar rumah. Mereka pergi ke surau atau masjid. Kalaupun tidak beribadah di surau atau masjid tersebut, warga hendaknya berada di dalam rumah. Sebagai hukuman atas kesalahan itu, ibu menjewer telinga saya. Baca lebih lanjut

Infotainment, Tayangan Haram, dan Melek Media

Oleh Heru Puji Winarso

Kritik sebagian anggota masyarakat tentang infotainment yang telah lama disuarakan tampaknya kini bagaikan gayung bersambut saat Musyawarah Alim Ulama dari organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama memutuskan bahwa sebagian isi “Infotainment” haram hukumnya untuk ditonton, seperti yang diperbincangkan dalam sebuah stasiun televisi swasta pada Rabu, 02/08/06 jam 22.00 WIB. Bagi pihak produser infotainment dan televisi swasta itu sendiri, hal ini bagaikan pukulan telak. Pasalnya, justru dari tayangan acara ini pihak insan media elektronik tersebut mampu meraup rupiah dalam jumlah yang lumayan besar. Rating televisi selalu menyertakan program acara infotainment. Sebab itulah televisi-televisi swasta rajin membombardir khalayaknya dengan gosip-gosip seputar selebritas yang identik dengan infotainment.

Baca lebih lanjut

CERDAS DARI MEDIA DAN CERDAS BERMEDIA

Oleh Heru Puji Winarso

Saat ini orang-orang yang memiliki kecerdasan majemuk tak terelakkan memiliki akses terhadap media. Mereka membaca buku atau koran, mendengarkan radio, menonton televisi, atau media massa lainnya. Namun, tidak ada jaminan bahwa menjadi cerdas juga memiliki kecerdasan bermedia (media literacy).

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa kemudahan bagi siapa pun memelajari ilmu dan pengetahuan dari media massa. Media seperti perpustakaan yang koleksi bacaannya dan visualnya dapat dibawa pulang ke rumah. Tak heran jika kita dapat membangun kecerdasan lewat akses terhadap media. Misalnya, seorang anak yang belum masuk sekolah di Jakarta dapat menguasai bahasa Inggris tanpa diketahui orangtuanya! Selidik punya selidik, sang anak yang istimewa ini sering menonton film Barat di televisi. Ia cerdas berkat televisi.

Baca lebih lanjut