Monthly Archives: Desember 2008

PIBUNG (Puisi Bikin Kembung)

SAJAK CINTA PARA BLOGGER

Oleh Hejis

Sahabat tercinta,

Kali ini izinkanlah saya merangkai puisi (tapi puisi yang bikin kembung..he..he..) dengan nama-nama sahabat blogger yang penuh kasih dan cinta. Tujuannya adalah untuk… iseng saja. Mohon perkenan dari sahabat ya. Nama-nama sahabat blogger yang lain yang belum disebutkan tidak berarti tidak penuh cinta dan kasih, melainkan karena kesulitan teknis saja. Jangan berkecil hati, sahabat. Kasih dan cintamu terpatri di hati ini dengan kuat. Selamat menikmati. Selamat Tahun Baru. Semoga keberhasilan kita bertambah lagi. Amin.
black-love-art-intimacy

(Mohon doa restu dari para sahabat agar sajak ini menerima hadiah Nobel tahun 2009 ya… ha..ha.. ) Baca lebih lanjut

Iklan

REFLEKSI: Menangani Gosip


GOSIP DI MANA-MANA

Oleh Hejis

Hidup yang penuh warna sehingga indah dijalani oleh pribadi yang menghargai kekonyolan pada suatu saat dan menghargai keseriusan pada saat yang lain secara proporsional”.

PENGANTAR
Saat saya memposting artikel yang banyak mengandung zat konyol, misalnya CERBUNG, saya merasa nyaman-nyaman saja. Saya bahagia bisa tersenyum sendiri melihat tulisan saya itu. Saya juga bahagia lebih banyak lagi saat orang lain juga tersenyum, bahkan terbahak. Mengapa menulis sendiri jadi tersenyum sendiri? Tak lain karena kalau saya menulis seperti orang kesurupan tak tahu apa itu lucu apa tidak. Setelah selesai lalu saya membaca ulang. Saya jadi tersenyum, lho koq saya menulis seperti ini? Gendheng, gendheng, begitu kata saya sendiri…he..he..

Tetapi jangan khawatir, saya masih mengingat niat awal membuat blog dengan nama KAJIAN KOMUNIKASI ini, yakni mengkaji fenomena komunikasi manusia dari berbagai konteks. Kita dapat memelajari komunikasi lewat blog ini secara bersama-sama. Oleh karena itu, postingan-postingan saya selang-seling. Serius-Guyon, Serius-Guyon, Guyon-Gendheng… ha…ha… Baca lebih lanjut

CERBUNG (Cerita Bikin Kembung) Ver. 2.0


GURU TAMAN KANAK-KANAK MENCINTAI MURIDNYA SENDIRI!

Oleh Hejis

ABSTRAK:
Cerita ini berdasarkan kisah nyata (nyata apa ndak ya? Ndak ajalah, ya?). Seorang guru Taman Kanak-Kanak mencintai muridnya. Kisah ini rencananya tahun 2009 akan dibuat film, karena sangat artistik, dramatis, dan saking ngawurnya. Para aktor dan aktrisnya pun sudah akan segera mulai diseleksi. Kalau nanti sudah jadi film dijamin kualitasnya akan tinggi. Tetapi, film ini tidak akan disertakan dalam kompetisi Oscar. Gak level. Seperti apa kualitas sutradaranya? Riri Reza? Uh… Lewat! Garin Nugroho? Uh, lewat! Steven Spielberg? Uhukk… Lewat! Kamsudnya mereka memang numpang lewat karena berbagai keperluan. Ada yang mau jajan bakso, beli bubur ayam, atau beli nasi pecel. Ya mereka lewat-lewat ajah. Pokoknya tunggu tanggal mainnya di kampung teman-taman masing-masing. Tolong sambil dipromosikan kepada penduduk setempat ya.
Dalam kisah ini mungkin terdapat kesamaan nama dan peristiwa dengan nama dan peristiwa teman-teman. Who knows? Ndak apa-apa. Biasa saja ya. Jangan jambak-jambakan.*****

…1…2…3…CERITA… DIMULAI! *Tepuk tangan dulu, dong* Baca lebih lanjut

REFLEKSI: Persepsi Dapat Berbeda

MEMBACA KOMEN DI BLOG

Oleh Hejis

Membaca komen-komen di blog selalu mengasyikkan. Tidak jarang komen-komen itu menjadi terapi untuk kondisi psikologis yang sedang sensi (senang sikut-sikutan) atau melow (melotot, wow!). Selain itu, juga menginformasikan kondisi psikologis komentatornya, bahkan mencerminkan karakter individualnya! Semuanya sah-sah saja. Tidak perlu dipermasalahkan, sebatas tidak sengaja untuk agresi. Lalu apa lagi yang perlu dibahas? Ya, banyak.

Misalnya, dan hanya misalnya, komen-komen itu saya jadikan bahan pelajaran untuk saya sendiri (sampeyan juga boleh ikut, koq). Di blog milik siapa pun saya mendapatkan inspirasi dan pelajaran termasuk semua komen di masing-masing blog yang saya baca (teriring ucapan terima kasih kepada seluruh blogger yang telah berkorban membagi ilmunya). Misalnya lagi, Baca lebih lanjut

CERBUNG (Cerita Bikin Kembung) Ver. 1.0

SAAT RINDU MENGGAMIT

Oleh Hejis

Pengantar
Kisah ini merupakan kisah seorang anak manusia *bukan kambing, apalagi sapi* yang sedang kangeeennn bangets sama anunya di seberang sungai lautan. Kisah ini juga merupakan kisah yang tidak nyata yang diputar-balikkan sehingga menjadi tidak nyata banget. Believe it or not. Satu hal yang penting adalah bahwa ini cerbung *cerita yang bikin kembung, saking ngawurnya…hihihiy* :mrgreen: , bukan cerita bersambung. Tetapi kalau para pembaca yang budiman (pak diman tidak termasuk) menginginkan bersambung, nanti bisa dinego.

SAYA cari Kakanda sebulan ini, tidak ketemu. Tiba-tiba muncul sMs, “tolong segera datang ke Lawang”. Bergegas saya ke sana. Setelah basa-basi, teman yang mengesms tadi angkat bicara, “kambing ini sudah ditawar 750 rb, tapi saya nunggu sampeyan”. Walah tak kirain mau kasih kabar tentang Kakanda. Sekalinya nawarin kambing! Memang sih mau lebaran haji, tapi mbok ya ngerti. Lagi sibuk cari-cari Kakanda, alih-alih membantu malah ngajak bisnis. Baca lebih lanjut