Monthly Archives: Februari 2009

Maafkan Daku dan Beranda Baru

Assalamu’alaikum sobat-sobat

Kata yang mula-mula amat perlu dari saya adalah mohon ampun, maaf banget. Ini karena beberapa lama saya absen mengunjungi kalian. Kalau ditanya alasannya saya punya. Wakakak… pinter deh kalau cari alasan ya…. Baca lebih lanjut

PUISI

FATWA

Oleh Hejis

naik asap kepalamu mendongak
menatap langit
kepala-kepala lelaki bergelimpangan
terinjak alas kakimu tanpa debu
bocah dan perempuan mengiba-iba
membersihkan sepatu dengan lidah api

mulut membuih
makna di saku busana wangi
kuasa sudah menyublim
bocah dan perempuan
mengais-ngais di ceceran ludahmu

*****

AWARDS FOR MATT MULLENWEG AND MARIA OZAWA

Surat Buat Mas Amat Mulyo Wagino di Houston

Oleh Hejis

 

Amat Mulyo Wagino nama pemberian Hejis untuk Matt Mullenweg

Amat Mulyo Wagino nama pemberian Hejis untuk Matt Mullenweg

Yth. Matt Mullenweg alias Amat Mulyo Wagino.

Selamat pagi, mas Amat. Pagi ini di Malang terasa dingin menusuk tulang. Mungkin mirip hawa sejuk di kampungmu, Houston, Texas ya. Beberapa hari ini hujan terus mengguyur sambung menyambung menjadi satu *itulah Indooo… neee… sia*, padahal di atas langit sana tak kulihat tandon air. Tetapi kok ya airnya gak habis-habis ya. Ya, betul! Kekuasaan Tuhan. Hujan di sini dan kota-kota tetangga Malang tak pernah turun salju, seperti yang engkau berikan di blogku Januari lalu. Rasanya gimanaaa.. gitu, saat salju turun dengan lembut dan krenyes-krenyes. Kelihatannya mesra ya jika pacaran di bawah cucuran salju. Yang jelas gak pacaran sama kamu, dong. Masak jeruk minum jeruk. Ah, jadi ngelantur. Kesimpulannya, aku di Malang kedinginan disebabkan sering kehujanan, tetapi hati ini tetap hangat karena karyamu dalam bentuk blog ini, WordPress. Baca lebih lanjut

Lanjutan: Kunjungan Hillary Clinton ke Indonesia


Lanjutan dari artikel SOROTAN PERISTIWA………….


Konon menurut mbak Hillary, Indonesia adalah negara yang penting bagi Amerika. Mungkin si mbak melihat peranan negara kita ini di ASEAN, negara-negara Non-Blok, atau OKI (Organisasi Konferensi Islam) cukup menonjol. Begitu kira-kira. Selain itu, presidennya, mas Obama, di sini amat terkenal. Pasalnya, beliau pernah sekolah pada masa kanak-kanaknya. Bapak tirinya juga orang Indonesia. Jadilah dua alasan menjadi satu, mengapa kunjungannya ke Indonesia.

Cuma jangan dilupakan. Amerika Serikat adalah negara kapitalis. Politik luar negerinya dilandasi oleh nilai-nilai kapitalisme. Nilai-nilai ini mengajarkan bahwa hidup ini perlu memutar modal agar menghasilkan keuntungan yang kemudian dijadikan modal lagi. Semua yang bisa dikuasai dijadikan komoditas, bisa laku dijual. Mulai dari senjata, mobil, dan lain-lain hingga senyum bila menghasilkan uang, mengapa tidak. Bisnis mesti menjadi alat utama dalam setiap pergaulan. Jadi pergaulan harus menghasilkan keuntungan.

Dari sudut pandang ini tampaklah motif utama kunjungan si mbak. Ia mewakili negaranya mengemban misi bisnis ini.

Tetapi, aspek lain juga turut menjadi pertimbangan. Aspek politik, misalnya. Ideologi politik Amerika Serikat adalah demokrasi liberal. Pemerintah Amerika ingin agar masyarakat negara-negara di seluruh belahan bumi menganut paham ini. Mereka berupaya dengan berbagai cara agar demokrasi menjadi paham negara lain pula. Indonesia juga negara demokrasi. Malah ada yang menyebutnya sebagai negara demokrasi terbesar nomor 3 di dunia, setelah Amerika dan India… (sic) Nah, sebagai sesama negara demokrasi wajarlah saling mengunjungi.

Jadi, sudut pandang politik juga melandasi kunjungan mbak Hillary. Dua aspek itu saja sudah cukup menjelaskan kunjugan kenegaraan ini. Aspek-aspek lain ada namun tidak terlalu menonjol. Atau, malah sebagai bumbu mesranya hubungan kedua negara.

Aspek ekonomi kapitalisme dan demokrasi liberal pada kenyataannya adalah saudara kandung. Kapitalisme memerlukan iklim yang demokratis agar bisa tumbuh-kembang. Demokrasi liberal juga memerlukan kapitalisme agar dapat mengongkosinya. Semacam simbiosis mutualisme-lah.

Sebagai tamu, mbak Hillary adalah tamu yang pandai menyenangkan tuan rumah. Konon menurut orang-orang dekatnya pribadi mbak Hillary memang menyenangkan. Sebagai tuan rumah Presiden kita juga tak kalah pandai menyenangkan tamunya. Jadi klop saja bukan? Apa yang mau dipermasalahkan? Ya tidak ada dan tidak perlu.

Hal yang patut dipikirkan paling-paling adalah keuntungan bersama. Itu adil. Sebagai negara yang juga perlu pundi-pundi uang, kita juga memerlukan kalkulasi terhadap hubungan ini. Apa yang bisa kita ambil manfaatnya, kita perjuangkan. Apa yang tidak bisa kita berikan karena merugikan rakyat, jangan kita berikan. Pokoknya hubungan yang saling menguntungkan.

Jadi, euphoria karena mas Obama pernah tinggal di Indonesia lalu Indonesia pasti untung, tidak sepenuhnya dapat diandalkan. Kita perlu mengandalkan kemampuan kerja kreatif kita sendiri. Kita perlu menjalin hubungan dengan negara-negara sahabat berazaskan kesederajatan dan keadilan. Bukan romantisme kosong tanpa kerja keras. Kira-kira begitu ya. Bagaimana sih, menurut Anda ?***


Lanjutan: Ide Itu Kadang-Kadang Liar


Lanjutan dari Beranda Utama……………………..


Benar lho ide itu seperti tidak mampu diatur. Sering kita ingin sekali punya ide, yang bagus, misalnya ia tidak mau muncul. Sering saking jengkelnya jidat ini dibentur-benturkan ke tembok biar idenya muncrat keluar. Jangankan keluar, ia malah ngumpet. Malah bisa-bisa jidatnya benjut-benjut tetapi ide gak muncul juga. Repot kan?

Tempo-tempo, tak ada angin tak ada badai, ide itu mak njengunguk muncul. Sudah munculnya tak diundang, aneh pula. Nah yang aneh-aneh itu konon menurut ahli ilmu perotakan (neuroscience) letaknya ada di bagian otak bawah sadar. Para ahli berbeda pendapat dalam hal ini. Ada yang mengatakan bahwa otak bawah sadar ini berisi informasi-informasi yang tidak jelas seperti mimpi. Ada pula ahli yang menyatakan bahwa sebagian besar informasi yang ada di bagian ini merupakan informasi yang hebat. Jika kita bisa menggalinya maka kita akan menjadi orang hebat. Nah, itu menurut para ahli yang selalu bertengkar.

Menurut Anda sendiri bagaimana? Apa pun pendapat Anda, itulah ide Anda mengenai otak bawah sadar. Mau benar, mau enggak, enggak usah dipikirin ya. Nanti malah tersesat di alam bawah sadar.

Kembali ke ide liar tadi. Lalu bagaimana cara kita menangkap ide liar itu biar menjadi sesuatu yang berwujud dan dapat dinikmati? Bagaimana cara supaya kita tidak kehabisan ide?

Menurut saya sih perlu latihan dan tidak pernah berhenti berpikir. Artinya, kita tiap saat perlu memikirkan apa saja. Contohnya, mengapa manusia punya hidung cuma satu. Mengapa Hejis kok suka makan sate? … he…he… Atau, ini jarang yang memperhatikan, mengapa kucing jantan memiliki buah dada yang banyaknya sama dengan kucing betina? Hayo, siapa yang bisa menjawab akan mendapatkan hadiah voucher! Vouchernya menginap di hotel 7 hari 7 malam bersama kucing garong! Ya, benar! Ternyata kucing jantan juga memiliki buah dada yang jumlahnya 8 buah. Jika kucing betina wajar ya punya buah dada banyak, soalnya dia menyusui anaknya yang jumlahnya banyak. Lhah, coba pikir, buat apa kucing jantan punya sebanyak itu?

Itu merupakan contoh tentang cara agar tidak kehabisan ide. Caranya bertanya dan mempertanyakan. Ayo sekarang praktikkan. Mengapa Anda punya ayah, ibu, suami, istri, pacar, tetangga seperti yang ada sekarang? Mengapa istri Anda bukan Angelina Jolie atau suami Anda bukan Brad Pitt? Ah, jika mau banyak deh bahan yang bisa dijadikan ide.

Cuma ingat, kebanyakan mikir yang aneh-aneh nantinya Anda jadi orang aneh beneran. Lalu anehnya makin bertambah, lalu Anda menjadi gila! Hiiii… gak lah. Jangan khawatir. Mencari ide liar menyenangkan kok. Apalagi mau mempraktikkannya dengan kreatif.

Sekarang giliran Anda. Anda punya ide liar seperti apa saat ini?

KEMBALI KE HALAMAN UTAMA

Ayo Peduli Fauza Syahfitri

logo-charity-miringMembaca post di blog Kwek Lie Na, H.E. Benjamine, Inspirasi Pakde, dan Blog Anak Bangsa membuat hati saya trenyuh. Salah satu dari saudara kita saat ini sedang dihadapkan dengan cobaan. Ia adalah Fauza Syahfitri yang kini menderita hydrochepalus. Untuk mengurangi beban cobaannya itu tentunya diperlukan banyak hal yang sulit ditanggung sendirian oleh keluarganya. Karena itu, melalui post ini saya mengetuk hati para sahabat blogger agar dapat mendoakan kesembuhannya. Syukur jika Anda juga dapat menyisihkan uang berapa pun jumlahnya untuk membantu meringankan pembiayaan perawatan di rumah sakit dan di rumah tinggalnya.

Allah tentu akan membalas kebaikan hati para sahabat atas perhatian, kepedulian, dan bantuan para sahabat. Amin.

Sebagai pengingat dan penyebar-luasan gagasan dari mas Reza, mbak Lina, mas Benjamine, dan Pakde saya membuat banner sederhana, seperti yang terpasang di post ini dan di pojok kanan atas blog ini. Mudah-mudahan dapat disebar-luaskan empati para sahabat blogger semua.

Jika berkenan, sahabat-sahabat juga dapat memasang banner tersebut di blog masing-masing dengan mengcopy dari sini. Terima kasih semuanya. Semoga kita selalu diberi petunjuk oleh Allah dalam menjalani hidup ini. Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Salam hangat,
Hejis