Cerbung: Adinda, Kau Pasti Bangga Aku Mencintaimu

Oleh Hejis

Cintaku... ohh!

Engkau pasti bangga mencintaiku

Hari ini serasa kok seger sekali. Lihat langit tampaknya cerah. Kalau pun ada awan, hanya segores dua gores. Itu malah memperindah langit yang, entah siapa yang tahu, kok berwarna biru. Biru adalah warna favoritku. Memang, semua warna bagus… asal biru! Duh, indahnya. Orang-orang yang kutemui rasanya juga ramah-ramah. Ibu kos saja yang biasanya pasang wajah cemberut, pagi ini tersenyum renyah. Bugel, teman sekosku juga begitu. Bahkan tanpa sungkan-sungkan meminjami aku uang. Mendinglah, kantong sudah kempes ada yang memberi talangan. Mengapa begitu ya?

Selidiki punya selidik penyebabnya tak lain adalah si Adinda Teratai Wangi. Ia adalah perempuan sang pemilik wajah bulat telur, berlesung pipit, bergigi bak biji mentimun, dan sorot matanya bening alias kinclong. Ia kemarin menghadiahi aku senyum. Karena senyum manisnya itulah yang membuat pagi ini serasa cerah. Ia memberikan senyum padaku pasalnya aku meminjami buku catatan kuliah. Padahal seumur-umur mulai dari SD hingga Perguruan Tinggi, aku tak pernah membuat catatan pelajaran yang sistematik. Eh, ia malah pinjam ke aku. Ada apa ini?

Menurut Ngajito, teman sekelasku yang jago menaklukkan hati perempuan, itu pertanda ada apa-apa dengan Adinda. Dengan kata lain, Adinda menaruh perhatian kepadaku. Wuih, gak mungkin rasanya!

“Kamu beruntung, Ngur. Adinda yang menjadi incaran cowok se-kampus malah naksir kamu,” begitu Jito mengomentari senyum Adinda kepadaku. Di lingkungan kampus, kata-kata Ngajito untuk urusan cewek sudah dianggap seperti fatwa ulama. Kebenarannya nyaris 100%.

“Apa ia gak ngaca, siapa dia siapa aku?” tanyaku pura-pura bego, padahal hatiku berbunga-bunga. Mungkin malah berbuah-buah, saking senengnya. Jadi, tinggal nunggu saat panennya aja.

“Cinta itu tak pandang bulu. Walau pun bulu-bulumu gak bermutu kalau ia jatuh cinta kepadamu, kamu mau bilang apa?”

“Ya, tetapi aku kan bukan mahasiswa yang ngetop.”

“Halah, jangan sok rendah hati segala. Sudah, dekati saja. Nyatakan cintamu. Terus honey moon.”

“Bah! Kayak yang udah kebelet aja pakai honey moon. Emang siapa yang mau cepet-cepet kawin!”

Hari itu, percakapanku dengan Ngajito berakhir remis. Aku tetap pada pendirianku dan ia ngotot dengan pendapatnya. Namun, diam-diam aku mbatin. Mosok ya gadis cantik seperti Adinda naksir aku. Mau dikemanakan dunia ini jika ia naksir aku. Memang, aku terkenal sebagai mahasiswa yang ulet dan tabah. Ulet, karena sering ngejar-ngejar cewek sampai ke kosnya atau nekad ikut pulang kampung kalau cewek yang kutaksir pulang ke kampung. Dikatakan tabah karena aku terkenal tidak mau dirundung kesedihan yang mendalam ketika patah hati. Dihitung-hitung sudah 11 kali dalam tiga bulan terakhir aku ditolak cewek. Bukankah itu tabah?! Entahlah, itu tabah apa ndableg. Beda-beda tipislah kali ya.

Pagi ini, pagi yang cerah ini, kiranya dapat menjadi modal untuk mengawali hari ini di kampus. Semoga niatku kali ini untuk menyunting… halah, kayak Putra mahkota aja… Adinda yang cantik bisa berhasil. Doakan ya. Tuhan kabulkanlah…

Dengan modal pagi yang cerah dan penerawangan semalaman suntuk, aku yakin cintaku kali ini tak bertepuk sebelah tangan. Aku yakin pula si Adinda akan klepek-klepek menerima ungkapan cintaku yang tulus, suci, murni, aseli, dan original. Ia pasti akan berterima kasih kepada Tuhan karena mendapatkan anugerah yang luar biasa, mendapatkan aku sebagai cowoknya. Huh!

Bagaimana mungkin ia tidak berterima kasih kepada Tuhan. Aku ini lho akan mencurahkan seluruh hidupku untuk dirinya. Pengabdianku akan kupasrahkan kepada dirinya. Cinta yang bulat penuh ini akan menjadi miliknya. Belum lagi ditambah bonus dari wajahku yang lumangyan ganteng mirip Budi Anduk. Bukankah itu lebih dari cukup untuk seorang Adinda? Adinda… Adinda… betapa beruntungnya dirimu.

Semalam sudah kususun kalimat yang paling yahud-maut agar ia tak ada alasan untuk menolak cintaku. Kupilih kata-kata yang powerful, yang daya ledaknya setara dengan ledakan bom atom yang jatuh di Hiroshima. Eh… jangan-jangan Adinda malah ancur kena ledakan itu. Ah, enggak, enggak. Hatinya saja yang pasti luluh. Kemudian adegan berikutnya sudah bisa dibayangkan: dengan suka-cita ia akan memeluk diriku. Waw! Bangga abis, pastinya! Terus terang, nanti akan kuelus punggungnya. Terutama rambutnya, akan kubelai-belai melebihi belaianku kepada kucing kesayanganku, si Boni.

Dari sudut matanya yang bundar, tentu akan meleleh air matanya yang hangat yang akan membasahi pipi kananku. Ough… oughhhh… gak kebayang, betapa mesranya hidupku hari ini. Seraya usapan lembut tanganku di rambutnya yang tergerai panjang, ia juga akan tersenyum di sela-sela sesenggukan tangis bahagianya. Rambutnya yang wangi karena sering keramas, pastinya akan menutupi sebagian dari wajah kerenku.

Satu lagi. Di balik ketatnya pelukanku dan pelukannya barang tentu ia akan mengucapkan kata-kata pembuka percintaanku yang kelak kuramalkan bakal romantis, dramatis, dan melankolis. Ia pasti berucap, “Mmaaas….Mmaaaszz…” Ya, saya ramalkan ia akan berucap, seperti ini: “Mas Blengur… sungguh aku mencintaimu mas. Aku tak bisa hidup tanpamu, mas. Tolong jangan tinggalkan aku, walau sedetik pun….uhuk…uhukk..” Pasti akan seperti itu. Pasti! Dijamin!

(BERSAMBUNG. Itu pun jika masyarakat menghendaki… hehehe…)

89 responses to “Cerbung: Adinda, Kau Pasti Bangga Aku Mencintaimu

  1. PERTAMAX…hehehe..

  2. Nyedihin, sudah berbulan2 ngeblog gak pernah PERTAMAX…
    Akhirnya pertamx di blog ndiri…wekekek…

  3. Hetrik lagi. Gila beneeeer.

    Wadoh, senengnya aku ini huahahaha….

    Mumpung sepi bo’:mrgreen::mrgreen::mrgreen:

    Hejis:
    Lho! Ini komen saya ndiri. Masak ditanggapi ndiri. Gak usah ditanggapi aja ya… wekekek…

  4. Dihitung-hitung sudah 11 kali dalam tiga bulan terakhir aku ditolak cewek.
    Wah super tabah

    Hejis:
    Super abal-abal..hehehe..

  5. aduh…

    yang hetrik itu siapa sih ?

    huahaha…

    bersambung…mau nyaingin iklan PONDs ya hehehe..

    ditunggu lanjutannya…mudahan-mudahan kelanjutannya, bukan angan yang berlebihan…dari seorang yg sudah ditolak 11 kali dalam tiga bulan terakhir …

    Hejis:
    Hehehe… iya, mbak. Soalnya kepengen hetrik. Semoga, semoga….😀

  6. Benar ya..kutunggu..cerita selanjutnya…

    ikutan hetrik😆

    Hejis:
    Ya, mbak nanti kalau sudah nyambung, kukabari… Lhah, kurang satu itu, mbak…😀

  7. waaaaaa…. bersambung…???

    diterima… engga…. diterima….. engga…..

    Hejis:
    Waaaakaka… iya! Kayak ngitung bunyi tokek ya…😉

  8. iya hari ini bener2 cerah.. ga’ ada mendung sama sekali,, gw jg seneng bgt karna smua jemuranku bs kering😆

    Begil?? Kok mirip ama temen gw yg gw kasi nama bugil (BuGuru Gila..😛 )

    Hejis:
    Besok lagi kalau latihan karate (nyuci), bilang-bilang biar bisa nitip…hehe..

  9. amin…🙂

    Hejis:
    Terimakasih, amiin…😛

  10. bang ada postingan baru tentang talkshow kemarin di blog ku:mrgreen:

    http://hmcahyo.wordpress.com/2009/03/10/ibsn-took-took-soooo-facebook-vs-bloger-menang-mana-hayooo/

    (blue mode on )

    Hejis:
    Salam rinduku untukmu, bang…😛

  11. Ping-balik: Ibsn: Took Took Soooo : FACEBOOK vs BLOGER menang mana hayooo?! « to live to love to leave legacy

  12. Walah…pertamaxx dan hetrik…
    hehe…
    Kok bersambung bang? Berapa episode neh?

    Hejis:
    Iya, mumpung gak ada yg ngehetrik…hihihi…

  13. haha mana lanjutannya? mana? di tunggu… 11k ali? superduper tabah!!! hebat mas blengur!! huraaa

    Hejis:
    Iya, Adindaku. Blengur memang tabah
    *padahal ndableg…*

  14. baru sebelas, kalo sampe tiga belas .. celaka deh

    Hejis:
    Celaka 13 ya mas…hehehe…

  15. Gawat…yang bikin komentar hatrick tanpa baca tulisannya.Kasian mas Hejis…udah cape-cape nulis tapi ternyata gak dibaca…

    Hejis:
    Itu yang hetrik pertama saya, mas Gusti. Lagi kumat gokilnya…hehehe…

  16. Ass.

    Apa benar jatuh cinta si Blengur …. dalam tiga bulan sudah 11 yang ditolak? Apa lagi penelitian dan mengumpulkan sampel … ha ha ha

    Blengur ternyata romantis juga daya khayalnya …

    Hejis:
    Ya, mungkin hobinya ditolak…hehe..

  17. Catatan yang dipinjamnya … apa cuma mau lihat nomor HP temannya Blengur … hihiiii

    Hejis:
    Iya, kayaknya Blengur gak punya HP sih..

  18. Jika ditolakpun … yang nambahin nomor jadi 12 aja

    Hejis:
    Bisa jadi, 12, 13, 14, dst…hihi..

  19. Apa yang diucapkan Blengur saat ketemu … apa nanya mana buku catatanku …

    Hejis:
    Kayaknya, enggak. Paling2 cuma nanya, “Bolehkah aku pinjem duit?”…

  20. Tapi, suasana cerah setidaknya dapat membantu Blengur lebih santai ke rumah si Dia

    Hejis:
    Setidaknya ia tak perlu bawa2 payung

  21. Blengur punya prinsip …. semakin banyak ditolak semakin besar peluang dan kesempatan bagi perempuan lainnya

    Hejis:
    …. dan semakin ngetop karena punya track record yang aduhai..

  22. Yang penting lebih dari HT … Blengur apa sudah siap dilanjutkan … ditunggu

    Hejis:
    Iya, marilah kita sama2 menunggu sambil makan dodol Kandangan..hehe…

  23. bertanya tanya Siapakah yang mencintai dinda?

    wekekekekekek…………..

    Hejis:
    Siapakah yang Dinda cintai? Wukukuk…

  24. Ibu kos saja yang biasanya pasang wajah cemberut, pagi ini tersenyum renyah.
    Saya tau alasanya..

    Hejis:
    Karena ibu kos gak bisa mingkem.

  25. lom baca cerbung na ……nie asal komen ajahhhhh

    Hejis:
    Lhah! Dari tadi ngapain??🙂

  26. Saya juga tau alasan kenapa adinda pinjam buku…

    Hejis:
    Karena Dinda gak punya buku.

  27. mentalnya bagus juga yah..?? eh..lebih tepatnya ndableg juga deng…heuheu:mrgreen:

    Hejis:
    Iya, super ndableg! Jadi modal utama.

  28. Yang saya ngga’ tau, Dihitung-hitung sudah 11 kali dalam tiga bulan terakhir aku ditolak cewek. Bukankah itu tabah?! Entahlah, itu tabah apa ndableg.
    Kok ada ya.., yang seperti itu

    Hejis:
    Iya, padahal yang lain-lain kan lebih dari 15? Misalnya, mas Tuyi…wakakak..

  29. krn ceritanya bersambung..otomatis commentnya juga bersambung pak Heru hahahaha….😆

    Hejis:
    Iya, sambungannya menunggu pemasangan baru dari PLN.

  30. “Mas Blengur… sungguh aku mencintaimu mas. Aku tak bisa hidup tanpamu, mas. Tolong jangan tinggalkan aku, walau sedetik pun….uhuk…uhukk..” Pasti akan seperti itu. Pasti! Dijamin!—>>
    Pasti di jamin mleset heuheu…tp no what², di tolak itu udh biasakan?? *kaburrrrrrrrr*:mrgreen:

    Hejis:
    Kayaknya gak papa, lha dia sudah punya ilmu ndableg😆

  31. hahahaha…
    kok bersambung?
    yow wis…saya tunggu kelanjutannya pak biar saya bisa ngakak lagi hahahaha…
    (ups…kebablasan cewek kok ngguyunya kayak gitu hehehehe..)

    Hejis:
    Yo wis ketawanya gini, hihihi… jadi mirip mbak kunti😛

  32. ya ya

    terus aje disambungin, bang.

    kami tau kok ini kan sekedar pelarian alam bawah sadarmu yang gak pernah kesampean…

    *ngabuurrr…*

    Hejis:
    Bukan alam bawah sadar, melainkan bawah laut.. Lho! Koq kabur, nih gelungnya ketinggalan.

  33. eh, berhubung ini cuma mimpi,

    ayo diteruskan saja yang baek2 nya.

    kan kita semua tau kalo mimpi2mu itu ndak akan jadi kenyataan…

    iya tho?

    *ngabuuurrr lagi… tapi ntar balik lagi, blom hetrik soalnyah*

    Hejis:
    Lha, kabur lagi. Nih, gigi palsunya jatoh.

  34. horeeeeeeeeee………

    hetrikkkkkkk……

    Hejis:
    Wakakak… horee..horee
    *Jogedan bareng, saling pegangan*:mrgreen:

  35. waduh ….masih ada sambunganya to? padahal udah senyum2 nungguin akhirnya nih…haaa

    Hejis:
    Hehehe… senyumnya jangan kelamaan, mas. Nanti giginya kering.:mrgreen:

  36. Asli lucu banget… mas Hejis ini ada2 aja, BTW itu cerita aja apa pengalaman nih..? hihihi..

    Hejis:
    Wah, masak mbak Yuni gak ingat? Haha…

  37. siang🙂 diajeng datang….:) wah ni bikin senriri cerbungnya ya ? hm..bagus..kok ndak ikutan cerbung di blog diajeng ?🙂

    Hejis:
    Selamat datang, Diajeng. Ya iyalah. Soalnya mau minta tolong mbah Putri, males katanya. Iya deh langsung ke TKP

  38. Tak tunggu ditaman keputren yach…:)

    Hejis:
    Iya, nanti sambil makan pecel ya…

  39. seru ni ceritanya mas
    cepet buat lanjutannya lagi ya
    ditunggu….

    adinda…oh adinda……

    Hejis:
    Iya to, mbak Rina? Ya deh nanti dilanjutkan.🙂

  40. saya nunggu dulu deh hahahaha

    Hejis:
    Marilah menunggu..

  41. maksudnya sambungannya kan nih cerita bersambung..hihihi

    Hejis:
    Sambungannya sedang ditenderkan…hehe..

  42. Dihitung-hitung sudah 11 kali dalam tiga bulan terakhir aku ditolak cewek….

    maksudnya ini cewek yang sama bukan?
    bukan Adinda kan? hihihi…
    *sabar aja daaah… nunggu sambungannya*

    Hejis:
    Hehehe… ah, mbak Tanti bisa aja!

  43. udah lama pak gak denger “klepek-klepek”
    bersambung….

    Hejis:
    Iya, itu istilah sudah lama banget ya…

  44. trus mimpinya ketemu blue dong bang treus kita makan bersama sama hehehe……
    salam hangat dalam dua musimnya blue

    Hejis:
    Trus yang mbayari makannya mas Blue..hehe.. Salam hangat juga. Empat musim!:mrgreen:

  45. …dan tidak disangka-sangka setelah bertemu dengan adinda maka…

    (komentarnya juga bersambung) hihihi…

    Hejis:
    Tak disangka-sangka… bersambung…

  46. Walah…, la kok romantis amat ceritanya.
    Tapi aku gak yakin kalo apa yg dibayangkan si Blengur akan jadi nyata.
    Wong cinta Adinda untuk…….
    *mikir lama cari nama yang tepat*

    Makanya to pak, cepet diseleaikan ceritanya biar aku gak penasaran lagi… Buruan ya ???

    Hejis:

    Itu romantis ya, mbak? Dah gak sabar nunggunya ya… hehe..

  47. Haiyah…pakai disambung-sambung pula lagi….
    Jangan pakai iklan ya….!

    Ini harus dibuat lebih greget..lebih menggebu2…..membuat setiap pembaca tergaget2…mainkan terus hejis yang hebat! Kami tunggu.

    Hejis:
    Hehehe… menggebu-gebu biar horn…

  48. Ehm ehm…. tapi nggak ada kerja sama dengan produser asal India itu kan mas Hejis?
    Soalnya ntar ceritanya jadi kayak sinetron…. muter sana muter sini nggak jelas, sampe Polisi aja bingung mau nilang yang mana dulu?

    Lha… kok polisi yach? Nasib – nasib… kayaknya gw ikutan edan deh berada di blog nya orang Uedan… Ups… kelepasan!!!

    Hetrix di Blog sendiri gitu loh, eh.. komen nya dibales pula…. Uedaan!!! Pertama kali dalam sejarah dunia blogging nih…

    Daftarin ke MURI donk mas Hejis🙂

    Hejis:
    Lhah, ini malah mau disponsori produser Bollywood lho. Wakakak… dasar edan, edan beneran!!!

  49. si Adinda kenapa tuh kok bisa terkiwir kiwir sama blengur?
    jangan2 blengur cuman ke ge er an 🙂

    Hejis:
    Hehe… hasil kiwiran si blengur..

  50. hiahahaha ini cerita roman apa komedi sebenernya, dudud-lanjuttt..
    btw mas mas bole minta bunganya satu gak, tu kan tadi lagi berbunga-bunga, saya minta satu aja wat suami saya, maklum lagi seret, gak ada modal wat beli bunga di toko bunga, mahalll “hayah malah curhat on air” jadi bole gak mas? dtunggu lo jawabannya secepatnya sebelum pada layu tu bunga-bunga, gak pake lama lo mas:p

    Hejis:
    Sebenarnya ini cerita horor, mbak. Awas hati2 ya… Urusan kembang, nanti dikirim lewat kurir ajah…🙂

  51. Nih lagunya nih Pak yang cocok lagu Bimbo yang gini…..

    # Adinda dikaulah matahari…..adinda dikau permata hati… adinda hohohohoooo adinda…. #

    Duh jadi inget kakak saya yang suara dan tampangnya mirip Sam Bimbo hikhikhik……

    Pak gi mellow ya Pak…. hihihi….

    Hejis:

    Iya, lagi kepengen buah melow nih. Enak manis… lebih manis daripada semangka.
    Wah, kalau saya malah jadi ingat Sam Bimbo, yang wajahnya mirip kakak sampeyan wikikik…

  52. siaaaang…:) diajeng dataaaang🙂 gimana cerbungnya di lanjut dunx mas….:)

    Hejis:
    Selamat datang. Cerbungnya sedang direbus. Tunggu sebentar ya…

  53. duh ngantuk, sambil nyanyi disini boleh ya…:)

  54. ayo, Pak…. Nisa tunggu sambungannya… wiiikikikkk

  55. Teratai wangi yo pak… wah, saya lum pnah nyoba…

    (nyoba in wanginya… hihii)

  56. Hmmm… ceritanya bagus pantas banyak yang sedang nunggu lanjutannya. Daku juga ikut antri ach…
    maaf komennya tidak bersambung di sini, tapi di episode kedua “Adinda, kau pasti bangga aku mencintaimu”.
    Kutunggu cerbung mu.

  57. Aq malah suka ce yang dicium itu,sini tak ciume aja

  58. Cinta cinta,ga ada cinta kayak air laut terasa manis.ha3

  59. Yang ketiga kq goal.ha3

  60. Ga keren nek belum assalamualaikum

  61. kaya iklan ape yah yg pake bersambung ntu? hhehehe,,:mrgreen:

  62. yah kok bersambug…
    moga2 tar kalo nembak cewek lagi.. ga di tolak ya mas hejis…. sabarrrr😀

  63. hetrixxnya jng sembarangan dong semua… baca dulu…. baru kasi coment, give advice or apalaa…
    (hehe sok nasehatin…. Bny sendal jepit bakal nimpuk*)🙂

  64. terusannya manaaaaa…. ayooo aq gak sabar neeehh bacanya lagi😀

    Hejis:
    Sabar, sabar yak. Semua kebagian anduk😀

  65. sebagai penikmat, saya sangat menghendaki cerita bersambung bin novellet ini terus berlanjut, mas hejis. ingin menyaksikan bagaimana kiprah si Adinda Teratai Wangi dalam mengarungi dinamika cintanya di tengah pergolakan peradaban yang kian rumit dan kompleks. salam kreatif!

    Hejis:
    Sebagai produser…halah! hehe… akan diupayakan seoptimal mungkin untuk memenuhi kepuasan pelanggan… haha jadi mbelgedez ya pak Sawali…😀

  66. jadi mas hetrik nya..buat Milan menang ya mas? heheh…

    mas..kalo adindanya keburu ketembak orang laing gimana tu nasib blenggur nya?

    Hejis:
    Wah, mas Erwin pendukung Milan nih. Semoga berjaya raya ya… Lhah, yang nembak pasti mas EErwin kan? Hehe…

  67. teteup ketawa ngakak setiap nyambangi blog ini. iya, mas. itu mah bukan tabah, tapi aseli ndableg blas!

    satu suara untuk lanjut!

    Hejis:
    Silakan, silakan ngakak, aku ikhlas aja koq, mbak Mars..haha.. walaupun sayanya ndableg bleg ya…😀
    Lanjut!

  68. Hahaha, pusingku jadi hilang setelah baca cerbungnya..
    Thx pak, dah menghibur..
    Btw ditunggu lanjutannya😀

    Hejis:
    Tapi gak kembung kan setelah membaca cerita bikin kembung ini?🙄

  69. Satu lagi ah, pic-nya keren tuh..

    Hejis:
    Iya, ternyata begitu jadinya poto kita minggu lalu… hehe…

  70. mampir dulu mas, hejis….

    Hejis:
    Tariik, maaang… hehe…

  71. sdh waktunya kau menjadi penulis yg handal,sobat

    Hejis:
    Wadoh, jadi tersipu-sipu nih sayanya, hehe.. Makacie

  72. bang.
    berlabuhlah di danau kezedot ok
    salam hangat dalam dua musimnya blue

    Hejis:
    Ya, saya sudah berlabuh ke sana, mas Blue. Asyik…

  73. duh kang, koq photo kita ditaruh disini sih … Gawat nih🙂

    Hejis:
    Lihatlah, Neng. Betapa mesranya kita berdua… wakakak…

  74. di kehendaki kok..
    hha*

    Hejis:
    Alhamdulillah, dirimu menghendakiku…😛

  75. aku menghendaki!!! hendak!!!!

    Hejis:
    Wekekek….

  76. hadduhh.. ceritanya itu.. okay deh, ditunggua selanjutnya…
    mas, itu yang di banner yang lagi megang dagu photonya ya? perasaan kita pernah ketemu deh?

    Hejis:
    Okey, tunggu ya. Iya kita tetangga baru, mas di blok 12, Ragunan kandang nomor 4 dan 5…😀

  77. mampir lagi. Bagus postingannya.

    Hejis:
    Halow, apa kabar nih? Makasih ya…

  78. lama tak jumpa apa kabar yng disana, gua datang lagi coy🙂
    hei…..

    Hejis:
    Iya, coy, lama gak ke sini. Wah avatarmu jauh lebih keren saat ini, coy…

  79. pakde Hiblogikohnya di fesbuk.. dimulai aja😀

    Hejis:
    Baiklah. Mari kita kerjakan perbuatan yang mulia itu!!! Hhaahaha..

  80. wedewww….

    salan knallll

    Hejis:
    Salam kenal juga

  81. walah,, di tungu aja de, cerita selanjot nya😀

    Hejis:
    Okelah…😀

  82. kisah nyata ataw cmn fiksi nie??

    sy tunggu kelanjutanny ^^

    akhrny pak dosen kmbli k dunia semu ini, hoho..
    apakah sy tlalu lam ketinggalan info??

    Hejis:

    Kisah indah… hehehe..

    Ya, kembali ke dunia semut

    Tidak ketinggalan koq. Tenang aja…😀

  83. lanjut critax mas.. eh Budi anduk sp to..artis ya..he

    Hejis:
    Baiklah, teh.. Budi Anduk itu komedian, teh… hehe..

  84. waduh…nyambung ya mas….
    kalo gitu saya ngopi2 dulu deh…
    kalo blengur mirip budi anduk berarti ya mirip saya tuh hahaha….siapa tahu saya juga dapet wanita secantik adinda teratai wangi.

    Hejis:
    Wehehe… silakan ngopi dolo sambil andukan…

  85. wew pasti endingnya menyebalkan, lawong awalnya udah menyenangkan…..
    lam keanl

    Hejis:
    Begitu ya? Salam kenal jua

  86. maaassss….hehehehe..
    aku mampir…mw nyapa dulu.. komentarnya ngutang dulu yaaa ^^v

    Hejis:
    Wuih, kirain sapa kok njawil-njawil…🙂

  87. kuk bersambung maz????
    piye kelanjutane? tak tunggu loh…..hehehe
    jadi penasaran ki…🙂

  88. penggila stoner

    kok bersambung yaaa…………

  89. asik, romantis juga *love stuck*

    Jasa SEO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s